CULA1.ID

Jurnal Kelestarian Bangsa

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Aktivis 98 Banten Dukung Jokowi Tunjuk Komjen Listyo Sigit Jadi Calon Kapolri

By On 1/16/2021 05:18:00 PM

Ketua Jawara 98 sekaligus Aktivis 98 Banten Ali Soero






SERANG, CULA1.ID – Aktivis 98 Banten yang tergabung dalam Jawara 98 mendukung keputusan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Komisaris Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri. 

Hal ini diungkapkan Ketua Jawara 98 Ali Soero dan didampingi Sekjennya Ahmad Nawawi. Dirinya berharap fit & proper test yang dijalani mantan Kapolda Banten ini berjalan lancar dan disetujui anggota DPR RI.

“Presiden dalam hal ini sudah sangat tepat dengan memilih Sigit Listyo sebagai pengganti Idham Aziz, terlebih lagi memang track record Pak Sigit terkenal baik dan tidak ada cacat ketika beliau bertugas sepanjang karirnya di Kepolisian,” kata Ali Soero, Sabtu (16/1).

Menurut Ali yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama BUMN PT. Krakatau Steel National Resquesion, Listyo Sigit dikenal sebagai sosok kalem namun tegas, karena tak pandang bulu dalam menegakkan hukum di Indonesia.

"Terlebih lagi, saat Komjen Pol Listyo Sigit menjabat Kapolda Banten, beliau dikenal sebagai sosok yang mengayomi dan dekat dengan semua kalangan. Dari Ulama-ulama, tokoh masyarakat, aktifis mahasiswa, pemuda, ormas dan wong cilik," imbuhnya.

Masih kata Ali, saat beliau menjabat Kabareskrim, sejumlah kasus besar terungkap seperti menangkap pelaku penyerangan Novel Baswedan, penangkapan buronan terpidana kasus hak tagih (Cassie) Bank Bali Djoko Tjandra, mengungkap kasus sabu terbesar di Banten dan Jawa Barat, dan kasus-kasus lainnya.

Ali menambahkan, kepedulian Sigit terhadap Ulama dan santri sangat tinggi, bahkan tak jarang beliau mengikuti pengajian dan memiliki jiwa sosial yang tinggi.

“Kami yakin, dibawah kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo dapat mewujudkan Polri yang profesional, modern dan terpercaya (Promoter).

Berikut sekilas karir Komjen Pol Sigit Listyo Prabowo :

Tahun 1991 lulus dari Akpol

Tahun 2009 Kapolres Pati

Tahun 2010 Kapolres Sukoharjo lalu jadi Wakapolrestabes Semarang

2011 Kapolres Kota Surakarta

2012 Kasubdit 2 Dittipidum Bareskrim

2013 Direskrimum Polda Sulawesi Tenggara

2014 - 2016 pernah menjabat sebagai ajudan Presiden Joko Widodo

2016 - 2018 Kapolda Banten

2018 - 2019 Kadiv Propam

2019 - Kabareskrim


Penulis : Jun | Editor : Lahudin

Pasca Gempa Bumi di Sulbar, Sejumlah Personil Polri Berjibaku

By On 1/16/2021 01:09:00 AM

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono






JAKARTA, CULA1.ID - Dengan adanya kejadian gempa bumi dengan kekuatan 6.2 Skala Richter (SR) di kedalaman 6 Km Timur Laut Majene, Sulawesi Barat, waktu gempa ini terjadi pada Jum'at (15/1) pukul 01:28:17 WIB dan gempa ini tidak berpotensi Tsunami.

Namun yang terjadi di daratan, kekuatan 6.2 SR ini mengakibatkan beberapa bangunan rumah, Hotel dan Rumah Sakit roboh serta memutus akses jalan Trans Sulawesi dan sampai menalan korban tewas.

Dengan adanya kejadian tersebut, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengirimkan sejumlah bantuan dalam penanganan gempa bumi di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat.

Dimana hal tersebut tertuang dalam surat telegram nomor STR/27/I/Ops.2/2021 yang ditandatangani Asops Kapolri Irjen Pol Imam Sugianto, Jum'at (15/1).

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, jajaran Polri terutama Polda Sulawesi Barat mengirimkan sejumlah bantuan.

"Untuk Baharkam Polri mengirimkan 2 unit pesawat udara, Ditpoludara Baharkam Polri dan enam ekor K9 beserta 15 personel Ditpolsatwa Baharkam Polri serta satu kapal Polair tipe B," kata Argo dalam keterangan tertulisnya.

Selain itu juga, Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi Polri mengerahkan 24 unit solar cell, dua unit genset, 20 personel miletary solar cell kit, dan 4 personel Div TIK Polri.

Masih kata Argo, Polda Sulawesi Selatan diperintahkan mengirim 136 personel Brimob,15 tim medis dan tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk membantu pencairan korban gempa bumi.

"Bantuan kendaraan, Ambulans dan semua peralatan Search and Rescue (SAR) juga dikerahkan," tambahnya.

Bantuan ini nantinya akan dikoordinasikan dengan Polda Sulawesi Barat yang mengetahui titik-titik mana saja yang terdampak gempa dengan kekuatan 6.2 SR ini.

"Bantuan mulai dikerahkan hari ini, baik melalui jalur darat dan jalur udara," imbuhnya.

Sementara itu, Polda Sulawesi Tenggara mengerahkan 30 personel Brimob dan beberapa tim medis guna membantu warga yang terdampak gempa.


Penulis : Asep

Sumber : Rilis

Tingkatkan SDM, Kades Sindangheula Berikan Beasiswa Kuliah Gratis bagi Warganya

By On 1/15/2021 12:13:00 AM



SERANG, CULA1.ID - Desa Sindangheula adalah salah satu desa yang ada di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten dengan luas wilayah 6.500.000 km².

Sebelumnya, pada tahun 1982 desa yang saat ini dipimpin Suheli, S.Kom.I., masih bergabung dengan Desa Sindang Sari. Berhubung adanya pemekaran, maka sejak tahun 1982 Sindang Heula memisahkan diri dari Sindang Sari.

Dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan mewujudkan program Sindangheula Cerdas, Kepala Desa Sindangheula memberikan beasiswa kuliah sampai lulus bagi warganya dan bekerjasama dengan Universitas Primagraha.

Kepala Desa Sindangheula Suheli mengatakan, program beasiswa khusus untuk warganya. Dimana program ini adalah salah satu program unggulan yang tertuang pada visi dan misi dirinya dari tahun 2019 - 2025. 

"Dari awal sudah berencana, merancang dan tertuang dalam visi dan misi, salah satunya mencerdaskan masyarakat Desa Sindangheula," kata Kepala Desa via aplikasi WhatsApp, Kamis (14/1). 

Suheli menambahkan, melalui program kuliah gratis sampai lulus ini, ada 8 warganya pada tahun 2020 kemarin yang sudah mengikuti kuliah di Universitas Primagraha.

"Alhamdulillah sudah melaksanakan program ini dengan baik, untuk tahun ini Desa Sindangheula diberikan kuota sebanyak 20 peserta," tambahnya.

Masih kata Kades, dengan adanya kesempatan yang terbaik ini, kami selaku Pemdes akan memanfaatkannya dengan sebaik mungkin dan mengajak masyarakat Desa Sindangheula untuk mengikuti program ini.

"Mumpung ada kesempatan, karena kesempatan itu hanya datangnya satu kali," imbuhnya.

Lebih lanjut Suheli menjelaskan, sesuai dengan visi dan misi, saya ingin desa yang saya pimpin ini menjadi desa yang berkemajuan dan di dasari dengan ilmu pendidikan. 

"Karena sudah kita ketahui bersama, hidup tanpa ilmu, bagaikan kendaraan tanpa bensin. Berikutnya, hidup di iringi dengan ilmu, itu akan manjadi mudah, hidup dengan iman, hidup akan terarah, dan hidup dengan seni, maka hidup itu akan indah," jelasnya.

Selanjutnya Suheli mengungkapkan, apabila berpedoman dengan pendidikan, saya yakin Desa Sindangheula siap menghadapi zaman globalisasi dan era 4.0, dimana pada saat ini sudah menjadi konsumsi masyarakat. 

"Dengan pendidikan yang mumpuni, maka generasi penerus desa siap untuk menghadapi masa depannya yang lebih cerah," ungkapnya.

Sedangkan untuk syarat pendaftaran beasiswa kuliah sampai lulus yang diprogramkan Desa Sindangheula adalah sebagai berikut : 

1. Mengisi formulir pendaftaran

2. Foto copy ijazah SMA/SMK/MA/Paket C (2 lembar) tahun lulusan 2020

3. FC Akte Kelahiran

4. FC KTP dan Kartu Keluarga

5. FC Kartu Indonesia Pintar (jika ada)

6. Melampirkan bukti prestasi (Sertifikat/Piagam jika ada)

7. Pas Foto berwarna (background) warna putih

 a. Ukuran 4 x 6 = 4 (lembar)

 b. Ukuran 3 x 4 = 4 (lembar)

8. FC SPPT rumah

9. Foto rumah

 a. Depan

 b. Belakang

 c. Samping

 d. Ruang tamu 

 e. Foto bersama keluarga

10. Penghasilan orang tua

11. Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Desa

12. Berdomisili di Desa Sindangheula


Penulis : Lahudin

Kabid Humas Polda Banten Apresiasi dan Sambut Baik Atas Terbentuknya Forum JSR

By On 1/11/2021 05:28:00 PM

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi







TANGERANG, CULA1.ID - Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengapresiasi dan menyambut baik atas terbentuknya forum Jurnalis Serang Raya (JSR) yang di bentuk rekan-rekan pewarta yang melakukan liputan di wilayah Kota dan Kabupaten Serang pada Minggu, 10 Januari 2021 kemarin bertempat di Dapoer Indah Resto, Cikande Kabupaten Serang. 

Dikatakan Edy Sumardi, peranan Pers sangatlah penting dalam memberikan informasi melalui berita yang mengedukasi. Dirinya juga mengucapkan selamat atas terbentuknya komunitas Jurnalis Serang Raya. 

"Semoga terbentuknya forum JSR dapat memberikan sajian berita-berita sejuk dan menjadi kontrol sosial bagi pembangunan daerah," kata Edy disela kegiatannya, Senin (11/1/2021).

Sementara itu, Ketua JSR terpilih Ansori menyampaikan ucapan terimakasih banyak atas respon baik Kabid Humas Polda Banten terhadap kemunculan JSR yang baru saja terbentuk. 

"Saya mewakili pengurus dan anggota dari JSR mengucapkan terimakasih banyak kepada Kabid Humas Polda Banten yang sudah memberikan respon baik, insya Allah kedepan akan berupaya bersinergi dengan TNI, Polri dan Pemerintah demi kemajuan tanah Banten yang kita cintai ini," ungkapnya.


Penulis : Lubis/Asep

Sumber : Rilis

Jalin Sinergitas, Kakanwil Kemenkumham Banten Sambangi PWI Banten

By On 1/11/2021 05:04:00 PM

Kakanwil Kemenkumham Banten kunjungi Sekretariat PWI Banten







SERANG, CULA1.ID - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Provinsi Banten Agus Toyib bersama para Kepala Divisi mengunjungi Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten, Senin, (11/1/2021).

Kedatangan Kakanwil beserta jajaran, disambut langsung oleh Ketua PWI Banten Rian Nopandra bersama Sekretaris PWI Banten, Nasrudin dan para pengurus PWI. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Divisi Administrasi, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Kepala Divisi Keimigrasian, Ketua PWI Kota Serang, Ketua PWI Kabupaten Serang. 

Mengawali paparannya, Ketua PWI Banten Rian Nopandra mengucapkan terima kasih kepada Kakanwil Kemenkumham Banten Agus Toyib beserta jajaran yang telah menyempatkan waktu untuk mengunjungi Sekretariat PWI Banten. 

"Dari awal PWI dengan Kemenkumham Banten sudah bersinergi, khususnya dalam hal pemberitaan. Dan di PWI itu ada yang nama nya Uji Kompetensi Wartawan, karena PWI itu adalah konstituen Dewan Pers, jadi bisa dipastikan teman-teman yang support pemberitaan di Kemenkumham Banten itu sudah bersertifikasi," ungkapnya. 

Ditambahkan pria yang akrab disapa Opan ini, ia berharap sinergitas antara PWI dengan Kemenkumham Banten dapat berkesinambungan.

Hal itu, disambut baik oleh Kakanwil Kemenkumham Banten Agus  mengatakan bahwa PWI itu bagian dari Kemenkumham.

"Kita membutuhkan peran dan dukungan dari teman-teman media, khususnya jajaran PWI Banten ataupun Kota/Kabupaten se-Banten," ucap Agus.

Kakanwil menambahkan bahwa pihaknya ingin ke depan hubungan antara Kemenkumham dengan teman-teman media khususnya PWI Banten, dapat lebih terjalin dengan baik.

"Kita rumuskan MOU antara Kemenkumham Banten dengan PWI Banten guna meningkatkan sinergitas," pungkas Agus.


Penulis : Lubis

Diduga Ilegal, BPOM Diminta Sidak Gudang Produksi Minuman Kemasan di Panongan

By On 1/11/2021 03:42:00 PM

Salah satu minuman kemasan yang diduga ilegal







TANGERANG, CULA1.ID - Badan Pengawas Obat dan Makanan, yang selanjutnya disingkat BPOM adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pengawasan Obat dan Makanan. 

Badan POM berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan.

Badan POM mempunyai tugas menyelenggarakan tugas pemerintahan di bidang pengawasan Obat dan Makanan sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2017 dan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Obat dan Makanan terdiri atas obat, bahan obat, narkotika, psikotropika, prekursor, zat adiktif, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik, dan pangan olahan.

Dalam rangka melaksanakan tugas di bidang pengawasan Obat dan Makanan, diharapkan agar Badan POM bisa melakukan sidak terhadap keberadaan salah satu gudang yang diduga memproduksi minuman kemasan jenis cup ilegal yang beralamat di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Hal itu diungkapkan Sekjen Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Perjuangan Anak Negeri (YLPK Perari) Muhamat Zamzami, sebagai lembaga yang bergerak di bidang perlindungan konsumen, dirinya akan membawa permasalahan ini ke ranah hukum.

"Jika memang terbukti bahwa gudang tersebut memproduksi minuman kemasan cup ilegal, tentunya saya tidak akan tinggal diam. Karena ini sudah jelas merugikan konsumen khusunya masyarakat," ungkapnya dilokasi, Senin (11/01).

Muhamat menambahkan, selain dibawa ke ranah hukum, dirinya meminta kepada Badan POM agar melakukan sidak untuk membuktikan kebenarannya terhadap keberadaan gudang yang diduga ilegal.

"Selain itu juga, saya khawatir apabila minuman kemasan itu di minum oleh anak-anak dan berefek tidak baik buat mereka," tambahnya.

Senada dikatakan Maulana, salah satu anggota Senopati yang bergerak di bidang perlindungan konsumen mengatakan apabila minuman kemasan jenis cup tersebut diduga tidak memiliki izin, tentu saja hal ini tidak bisa di diamkan begitu saja.

"Harus ada tindakan dari Badan POM sebagai lembaga di Indonesia yang bertugas mengawasi peredaran obat-obatan dan makanan di Indonesia," katanya.

Selanjutnya Maulana menghimbau kepada masyarakat agar lebih teliti dan waspada dalam membeli suatu produk makanan dan minuman, jangan sampai kita sebagai konsumen dirugikan.



Penulis : Asep  |  Editor : Lahudin

Rayakan HUT ke-48, DPC PDI-P Tangsel Tanam Ratusan Pohon dan Bagikan Tumpeng

By On 1/11/2021 07:43:00 AM

DPC PDI-Perjuangan Tangerang Selatan lakukan gerakan tanam pohon 







TANGSEL, CULA1.ID - Dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-48 tahun, kali ini DPC PDI Perjuangan bersama jajaran PAC dan Ranting, Badan dan Sayap partai melakukan gerakan menanam ratusan pohon di wilayah Situ Lengkong, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (10/10).

Seperti yang dikatakan Ketua DPC PDI-P Tangsel Wanto Sugito, mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk mencintai alam semesta dan menjaga kehidupan.

“Kami menjalankan amanat, arahan DPP Partai yang kali ini HUT ke-48 nya bertemakan Indonesia Berkepribadian Dalam Kebudayaan dengan berkontribusi menjaga kelestarian alam,” kata Wanto Sugito saat berbincang dengan wartawan di lokasi kegiatan.

Mantan aktivis 98 UIN Syarif Hidayatullah Ciputat yang akrab disapa Klutuk ini menambahkan, PDI Perjuangan Tangsel melakukan gerakan menanam pohon baik di bibir situ dan terutama di bibir-bibir sungai, lantaran sungai merupakan sumber kehidupan.

“Selain di sungai, penanaman pohon juga boleh dilakukan di tempat-tempat strategis lainnya untuk menghijaukan bumi kita," tambahnya.



Masih kata Wanto, menanam pohon juga bagian dari merawat alam dan menjadi salah satu komitmen PDI Perjuangan untuk menjaga lingkungan khususnya bagi para kader partai.

“Ibu Megawati selalu berpesan untuk merawat alam dan lingkungan, dengan sendirinya juga akan bermakna merawat kehidupan," imbuh politisi muda yang juga alumni GMNI ini.

Selain menanam pohon, Wanto juga menerangkan bahwa pihaknya membagikan 48 buah tumpeng yang akan dibagikan ke masyarakat, termasuk yatim piatu sebagai sarana untuk lebih mendekatkan diri ke masyarakat.

"Pembagian tumpeng sebagai bentuk rasa terima kasih kami ke rakyat yang sudah memilih PDI Perjuangan. Sebagai apresiasi kami ke masyarakat yang sudah mempercayakan PDI-P sebagai tempat menitipkan harapan,” tutup Wanto.

Dalam kegiatan gerakan menanam ratusan pohon dihadiri mantan Sekretaris Daerah (Sekda) dan kader partai PDI-P  Muhamad, ketua PAC, ranting serta sayap dan badan beserta jajarannya dan tetap mematuhi aturan protokol kesehatan.


Sumber : Rilis

Jalin Komunikasi Antar Wartawan, Forum Jurnalis Serang Raya Resmi Dibentuk

By On 1/10/2021 11:14:00 PM

Forum Jurnalis Serang Raya







SERANG, CULA1.ID - Dalam rangka mempererat silaturahmi, beberapa media yang ada di Serang Raya melaksanakan acara silaturahmi dan sekaligus pembentukan forum Jurnalis Serang Raya (JSR) di Rumah Makan Dapur Indah, Desa Nambo Ilir, Kecamatan Kibin, Minggu (10/01).

Seperti yang diungkapkan Ali jurnalis penabanten.com mengatakan dirinya mendukung atas acara ini dan memberikan support kepada ketua terpilih yang dilakukan secara aklamasi.

"Saya mengucapkan selamat kepada Bang Ansori yang terpilih sebagai ketua JSR. Semoga dapat bekerja dengan baik dan selalu kompak bersama rekan-rekan wartawan," ucap Ali.

Ditempat yang sama, ketua JSR terpilih Ansori mengatakan akan meningkatkan silaturahmi antar jurnalis serta meningkatkan SDM jurnalis melalui pelatihan pelatihan jurnalistik.

 "Alhamdulilah hari ini kita telah menyatukan visi misi kawan-kawan jurnalis se-Serang Raya," katanya.

Ansori menambahkan, hari ini juga saya terpilih menjadi ketua yang konsepnya adalah untuk meningkatkan silaturahim antar jurnalis se-Serang Raya. Kemudian kedepan, kita akan meningkatkan SDMnya melalui pelatihan-pelatihan jurnalistik.

"Dalam hal ini, kita akan menggandeng PWI Banten, kemudian juga kita akan bersinergi dengan seluruh unsur, baik itu TNI-Polri dan pemerintah daerah dan swasta tentunya," tambahnya.

Dengan terbentuknya forum Jurnalis Serang Raya, Pimpinan Redaksi serangtimur.co.id ini mengharapkan dapat meningkatkan kapasitas kawan-kawan jurnalis yang ada di seluruh serang raya khususnya.

"Harapannya kedepan untuk JSR, agar kawan-kawan lebih profesional melakukan profesi sebagai jurnalis, terutama dalam penulisan berita harus memenuhi unsur 5 W+1H dan kaidah-kaidah didalamnya," ujar Ansori mengakhiri.

Sementara itu, Ketua PWI Banten Rian Nopandra mengatakan, pihaknya mendukung langkah rekan-rekan wartawan untuk membentuk suatu wadah (forum) jurnalis, selagi wadah tersebut mengikuti etika jurnalistik yang baik.

"Kami dukung, asalkan forum ini sesuai koridor dan tidak menyalahi aturan. Dan PWI Banten, siap untuk memberikan pembinaan terhadap siapapun, tentunya dalam upaya peningkatan SDM para wartawan," kata pria yang akrab disapa Opan ini.

Opan juga berharap kepada forum JSR yang baru terbentuk agar tetap menjaga independensi serta menjunjung tinggi kode etika jurnalistik, sehingga lebih profesional dalam menjalankan tugas kewartawanannya.

Masih kata Opan, berdasarkan peraturan dasar PWI Pasal 9 poin 2 bahwa Anggota PWI dapat menjadi anggota dan atau ketua forum wartawan atau kelompok kerja wartawan di instansi/lembaga sepanjang tidak berbadan hukum dan tidak bertentangan dengan PD PRT, Kode Etik Jurnalistik dan Kode Perilaku Wartawan.

"Jadi keberadaan JSR kita dukung asalkan tidak melanggar PD PWI pasal 9 poin 2 tersebut. Semoga kedepan dibawah binaan PWI Banten, JSR dapat meningkatkan komptensi anggotanya melalui KLW dan UKW," tutupnya.

Kegiatan digelar, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, dan acara diakhiri ramah tamah serta makan bersama ketua terpilih bareng para jurnalis serang raya. 


Penulis : Asep/Lubis | Editor : Lahudin

JY Seorang Pengedar Pil Penenang yang Lincah

By On 1/10/2021 02:31:00 AM

Lokasi JY melakukan transaksi penjualan pil penenang







SERANG, CULA1.ID - Tramadol merupakan obat yang dapat membantu mengurangi rasa nyeri dari tingkat sedang hingga rasa nyeri yang cukup parah. Obat ini memang bukan termasuk dari obat penghilang nyeri narkotika, akan tetapi karena sifat obat ini yang sangat kompeten dalam mengurangi rasa nyeri dengan skala berat, dan juga dijual dalam harga yang cukup murah.

Maka banyak orang menyalah gunakan obat ini, dan digunakan sebagai obat yg dapat menimbulkan efek penenang (melayang bahkan halusinasi) seperti golongan obat narkotika pada umumnya.

Sedangkan Trihexyphenidil atau Hexymer adalah obat yang berfungsi untuk mengatasi gejala ekstrapiramidal (kaku, tremor, gerakan tidak normal dan tidak terkendali pada tubuh) seperti pada penyakit Parkinson atau efek samping dari pengobatan yang menggunakan obat antipsikotik.

Trihexyphenidil merupakan obat yang perlu pengawasan dokter, karena obat ini termasuk kedalam golongan obat psikotropika, sehingga untuk mendapatkannya memang perlu dengan resep dokter dan dibawah pengawasan dokter.

Itulah mengapa kedua obat ini (Tramadol dan Hexymer) termasuk obat yang dilarang keras peredarannya secara bebas oleh negara, karena dapat disalah gunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Akan tetapi, masih saja ada oknum yang diduga dengan sengaja mengedarkan dan menjual pil penenang ini. Bahkan sampai saat ini, warga Kampung Kabayan, Desa Mekarbaru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang dengan inisial JY masih berkeliaran bebas menjual pil penenang dengan jenis Tramadol dan Hexymer.

Seperti yang diceritakan seorang Ibu muda yang tempat tinggalnya tidak jauh dari rumah JY, ia menceritakan bahwa setiap hari banyak yang membeli obat-obatan keras dengan warna kuning dan putih.

"Ramai pak, kadang disamping, kadang di belakang rumahnya JY. Biasanya anak-anak muda sering bulak-balik dan mereka membeli obat exsimer dan Tramadol untuk puyeng alias mabok," katanya, Sabtu (09/01).

Masih kata Ibu tetangga JY, padahal JY sering di gerebek Polisi, tapi entah dari mana dia tidak pernah ketangkap sama Polisi. Paling juga yang ketangkap itu anak buahnya dan sama beberapa orang pembeli.

"Besok mah sudah jualan lagi, saya mah tidak tahu obat itu untuk apa dan sebodo amat tidak ngurusin urusan orang lain, masing-masing aja, lagian juga saya tidak tahu kegunaan obat itu untuk apa apanya," tambahnya.

Terpisah, salah satu pemuda yang pernah membantu mengedarkan pil penenang milik JY, dirinya menjelaskan bahwa hasil penjualan obat Tramadol dan Hexymer, untuk omset perhari saja mencapai Rp 1 jutaan.

"Omsetnya memang lumayan. Kalau perhari bisa mencapai Rp 2.5 - 4 jutaan. Akan tetapi, apabila malam Minggu,bisa mencapai Rp 5 - 7 jutaan," jelas pemuda yang namanya minta dirahasiakan.

Selanjutnya pemuda itu menerangkan, dirinya menjual Hexymer isi 10 butir dengan harga Rp 10.000 dan untuk Tramadol ia jual Rp 40.000 per satu lempengnya. Kalau untuk koordinasi ke pihak hukum saya tidak tahu. Tapi waktu itu, saya jualan percaya diri saja karena merasa aman.

"Saya ikut JY kurang lebih 6 bulan, dikarenakan orang tua mengetahui dan melarang saya untuk jualan obat-obatan, akhirnya saya putuskan untuk berhenti. Kalau untuk upahnya, tidak menentu, bagaimana hasil penjualan obat," terangnya.

Sementara itu, ketika awak media mencoba mendatangi rumah JY yang beralamat di Kampung Kabayan, Desa Mekarbaru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, dirinya sedang tidak ada ditempat dan nampak beberapa anak muda lari berhamburan.


Penulis : DA  |  Editor : Lahudin

Instansi Terkait Diminta Tindak Tegas Keberadaan Warung Remang-remang

By On 1/09/2021 10:08:00 AM

Foto : Ilustrasi







SERANG, CULA1.ID - Terkait dengan adanya kegiatan bisnis prostitusi ilegal yang diduga kian merajalela, kini para pelaku bisnis kenikmatan itu menyebar di berbagai titik dengan modus warung remang-remang. 

Nampaknya, dengan adanya kondisi di masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sekarang ini, sepertinya tidak menjadi halangan bagi para wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) untuk mencari nafkah dengan cara menjual tubuhnya kepada para pelanggannya.

Seperti halnya keberadaan warung remang-remang yang berlokasi di sepanjang Jalan Nasional Jakarta - Serang. Mulai dari wilayah perbatasan Desa Parigi hingga ke wilayah perbatasan Desa Leuwilimus, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang membuat resah beberapa warga sekitar.

Seperti yang dikatakan warga Cikande berinisial DI, dirinya merasa resah dengan adanya kegiatan esek-esek yang berada di wilayahnya dan meminta agar warung remang-remang itu segera dibubarkan.

"Saya merasa malu, karena wilayah saya sudah dikotori dengan adanya kegiatan prostitusi ini," katanya, Jum'at (08/01).

Masih kata warga, terkait adanya warung remang-remang yang diduga di jadikan tempat prostitusi, dirinya mengharapkan agar lokasi itu segera dibubarkan.

"Harapan saya tempat-tempat itu di bubarkan dan para PSKnya di bina oleh Dinas Sosial agar menjadi manusia yang lebih baik lagi, dan bisa mencari nafkah dengan cara yang halal," tambahnya.

Senada diungkapkan Ketua DPD LSM Penjara Banten Rasmidi S.H, dirinya meminta kepada instansi terkait untuk menindak dan membubarkan warung remang-remang yang diduga sudah meresahkan warga sekitar.

"Saya meminta agar instansi terkait segera turun tangan dan bisa mengambil sikap terkait adanya kegiatan prostitusi," ungkapnya.

Hasil pantauan dilokasi, Jum'at (08/01) malam, warung remang-remang dibuka mulai pukul 19.00 WIB dan nampak seorang Mucikari atau Mamih yang sedang menawarkan wanita pekerja seks komersial, dimana untuk harga yang ditawarkan bagi para PSK yakni Rp 150.000 - Rp 300.000 perwanita.

Pekerja Seks Komersial (PSK) adalah para pekerja yang bertugas melayani aktivitas seksual dengan tujuan untuk mendapatkan upah atau uang dari yang telah memakai jasa mereka tersebut. 

Dalam literatur lain juga disebutkan bahwa pengertian PSK adalah wanita yang pekerjaannya menjual diri kepada banyak laki-laki yang membutuhkan pemuasan nafsu seksual, dan wanita tersebut mendapat sejumlah uang sebagai imbalan, serta dilakukan diluar pernikahan.

Pengertian PSK sangat erat hubungannya dengan pengertian pelacuran, PSK menunjuk pada orangnya, sedangkan pelacuran menunjukkan perbuatan.


Penulis : Asep, A.  |  Editor : Lahudin