-->

CULA1.ID

Jurnal Kelestarian Bangsa

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Peduli Lingkungan, PAC PP Carenang Gotong Royong Bersihkan Sampah

By On 6/14/2021 08:49:00 AM

Anggota PAC PP Carenang bersihkan sampah di Jalan poros Desa Teras



SERANG - Maraknya sampah di jalan poros Desa, tepatnya di Kampung Pasir Jambe, Desa Teras, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang-Banten membuat Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Carenang merasa prihatin.


Dengan moto Pemuda Pancasila peduli lingkungan, PAC PP Carenang malaksanakan kegiatan gotong-royong dengan cara mebersihkan sampah yang berserakan, dilokasi tersebut, Minggu (13/6).


Di temui di lokasi, Ketua PAC PP Carenang Lukman Hakim mengatakan bahwa sampah seperti ini sangat genting dan bisa membahayakan bagi lingkungan. Giat gotong-royong ini sudah kita lakukan ditiap-tiap ranting. Dan sudah 3 titik seperti di Kampung Kawao, Mandaya Watgalih dan Desa Teras. 


"Kegiatan ini akan kita rutinkan, karena jika hanya sekedar himbauan seperti spanduk itu tidak bisa mencegah, karena kurang sadarnya masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya," kata Lukman.


Lukman menambahkan, pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah Desa tentang sampah. Sebab, kata Lukman ia meyakini untuk persoalan sampah bukan hanya di Desa Teras saja.


"Dengan adanya kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan rasa sadar masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan lingkungan," tambahnya.

Kades Teras Ata Sumarta (ketiga dari kanan)


Masih dilokasi yang sama Ketua Ranting PP Desa Teras Bakri Aldi mengharapkan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Karena lama-kelamaan sampah akan membahayakan kesehatan manusia.


"Saya berharap kepada masyarakat, khususnya di wilayah Desa Teras supaya jangan membuang sampah sembarangan karena itu akan membahayakan apalagi sampai menumpuk itu akan menimbulkan penyakit," harapnya.


Sementara itu Kepala Desa Teras Ata Sumarta, pihaknya mengajak kepada seluruh masyarakat Desa Teras khususnya dan umumnya semua warga agar tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga pola hidup bersih.


"Kepada seluruh masyarkat Desa Teras untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga pola hidup bersih karena sampah bisa menimbulkan penyakit," himbaunya.


Ata mengucapkan banyak terima kasih kepada organisasi Pemuda Pancasila yang sudah peduli dan membantu membersihkan sampah di wilayahnya.


"Saya mengucapkan terima kasih kepada organisasi PP yang sudah membantu dalam kegiatan gotong royong membersihkan sampah di wilayah Desa Teras," tutupnya.

Penulis : Jun | Editor : Lahudin

Sumber : Rilis

Gousul Alam : Pernyataan Plt Kadisnaker Kabupaten Tangerang 'Bohong'

By On 6/09/2021 07:00:00 PM





TANGERANG - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang telah menanggapi tudingan adanya mal administrasi atas pencatatan Pengurus Komisariat Federasi Serikat Buruh Garmen Kerajinan Tekstil Kulit dan Sentra Industri (PK FSB Garteks KSBSI) PT. Universal Luggage Indonesia (PT. ULI). 


Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnaker Kabupaten Tangerang Beni Rachmat mengatakan bahwa tahapan pencatatan yang dilakukan sudah sesuai dengan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Permenaker) Nomor 16 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pencatatan Serikat Pekerja/Serikat Buruh.


"Pencatatan serikat buruh PT. ULI sudah sesuai prosedur," kata Beni.


Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Tangerang Gaosul Alam menyampaikan, apa yang sudah dilakukan Beni Rachmat serta panjelasannya terhadap persoalan tersebut jelas tidak sesuai prosedur dan bohong belaka.


“Apanya yang sesuai prosedur, dasar Beni Rachmat apa menandatangani tanda bukti pencatatan PK FSB Garteks KSBSI PT. ULI, jelas ini tidak sesuai prosedur menurut kami, serta penjelasannya bohong belaka alias ngibul,” kata Gaosul, Rabu (8/6/2021).


Lanjut Gaosul, kebohongan tersebut sangat jelas ketika Beni Rachmat memberikan penjelasan berita sanggahan melalui Diskominfo Kabupaten Tangerang yang menyampaikan Kedatangan Disnaker Kabupaten Tangerang ke PT. ULI pada 18 Mei 2021 lalu dalam rangka menindak lanjuti surat pemberitahuan PHK oleh PT. ULI terhadap beberapa karyawannya. 


“Padahal kedatangan 3 orang petugas Disnaker atas nama Indra Darmawan dan Hendra serta Nurjanah selaku mediator pada 18 Mei 2021 itu, melakukan verifikasi faktual terkait dengan permohonan verifikasi PT. ULI kepada Disnaker terkait dengan dibentuknya kepengurusan Komisariat Federasi Serikat Buruh Garteks KSBSI,” ucapnya.


Bahwa dari hasil verifikasi faktual tersebut, di sampaikan Indra Darmawan (Kabid Dinsaker-red) serta Hendra (Kasi Dinaker-red) kepada HR Manager PT. ULI, secara hukum PK FSB Garteks KSBSI PT ULI tidak memenuhi syarat pembentukan serikat pekerja atau serikat buruh, karena menurut UU Nomor 21 tahun 2000 bahwa pembentukan serikat pekerja atau serikat buruh minimal 10 orang. 


"Sementara hasil verifikasi faktual hanya terdapat empat orang. Ko bisa tanggal 10 Mei surat pencatatan dikeluarkan Plt Disnaker Kabupaten Tangerang,” tambahnya.


Gaosul Alam menerangkan, terkait itu dirinya dan beberapa pengurus KSPSI Kabupaten Tangerang telah melakukan pertemuan dengan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. 


“Kami sudah laporkan dan sampaikan kepada Bupati Tangerang, pada hari Kamis 3 Juni 2021, dan menyerahkan kronologis  dugaan mal administrasi yang diduga dilakukan oleh Plt Kepala Disnaker Kabupaten Tangerang,” terangnya.


Dijelaskan Gaosul, kenapa saat Ketua DPC KSPSI Kabupaten Tangerang pada tanggal 10 Mei 2021 bertemu dengan Plt. Disnaker Kabupaten Tangerang Beni Rachmat, Kabid, Kasi dan satu orang Mediator. 


Namun, kata Gaosul, yang menjadi aneh dalam pertemuan itu yang hadir Kasi Hubungan Industrial Hendra, bukan Kasi Kesejahteraan Pekerja H. Aib Sopyan, yang memang menangani pencatatan keberadaan serikat pekerja/buruh. 


“Pantes terjadi kejanggalan dalam mengambil keputusan yang di lakukan Plt Kadisnaker Kabupaten Tangerang dalam mengeluarkan pencatatan serikat pekerja/buruh, karena orang yang bukan ahlinya yakni Kasi Hubungan Industrial Hendra,  terlibat dalam pengambilan keputusan. Sementara orang yang ahlinya Kasi Kesejahteraan Pekerja H. Aib Sopyan, tidak dilibatkan,” jelasnya.


Menurut Gaosul Alam, apa yang disampaikan oleh Plt Kadisnaker bahwa yang sudah dia lakukan sudah sesuai dengan prosedur jelas tidak benar.


“Bagaimana sesuai prosedur, Kepala seksi yang membidangi pekerjaan tersebut tidak dilibatkan sementara Plh Kadisnaker melibatkan dari bidang lain yang tidak tau urusan serikat pekerja. Akhirnya terungkap juga kejanggalan yang dilakukan Beni Rachmat, yang mengerjakan pekerjaan bukan bidangnya,” tegas Gaosul. 


Gaosul Alam sangat menyayangkan dengan kinerja pejabat Disnaker Kabupaten Tangerang yang bekerja tidak sesuai dengan tugas dan fungsinya sebagai ASN. 


Beni Rachmat, Plt Kadisnaker sendiri bilang akan bertanggung jawab untuk melakukan perbaikan jika kebijakan yang di ambilnya dianggap keliru. Ini sudah terjadi kekeliruan dalam mengambil keputusan, dan sudah selayaknya Beni mencabut keputusan yang dia buat dengan tidak melibatkan bidang yang seharusnya menangani pencatatan serikat pekerja/buruh. 


“Plt Kepala Disnaker Kabupaten Tangerang harus tegas jangan mau di atur bawahan sekalipun bawahan tersebut orang hebat dan SDM harus sesuai dengan keahlian dan bidang pekerjaannnya, Sekalipun orang pinter yang menduduki jabatan Plt Kepala Disnaker Kabupaten Tangerang, kalau seorang atasan harus di atur bawahan akan hancur Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang,” jelasnya.


Gaosul dan Pengurus DPC KSPSI Kabupaten Tangerang berharap, Bupati Tangerang segera mengambil tindakan atas persoalan ini.


“Semoga Pak Bupati segera menindaklanjuti apa yang sudah kami sampaikan dalam pertemuan waktu itu, dan segera mengambil tindakan atas kinerja Plt Disnaker Kabupaten Tangerang,” harap Gaosul Alam menutup.

Penulis : Redaksi | Sumber : Rilis


Ketua MUI Kabupaten Serang Desak Pemerintah Tertibkan THM

By On 6/04/2021 09:18:00 PM

Ketua MUI Kabupaten Serang KH. Rahmat Fatoni, LC






SERANG - Maraknya Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayah Kabupaten Serang, seperti Cafe Leo di Desa Lewilimus, Kecamatan Cikande, The Star di Desa Nambo Ilir, Kecamatan Kibin, Karoke Moro Seneng di Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, dan dua THM lainya berada di Desa Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Ketua MUI Kabupaten Serang angkat bicara.

Ketua MUI Kabupaten Serang KH Rahmat Fatoni, LC saat dihubungi serangtimur.co.id, mengatakan, sebagai lembaga keagamaan MUI tentu tidak menghendaki adanya tempat-tempat tersebut. Karena, kata dia tempat tersebut, biasanya menjurus kepada kemaksiatan.

Jadi, lanjut KH Rahmat Fatoni, baik itu dimasa pandemi atau tidak pandemi, MUI tidak menyetujui adanya tempat hiburan malam. Kendati demikian MUI tidak ada kewenangan untuk menutupnya.

"Nanti akan saya sampaikan kepada Pemerintah Daerah agar ditertibkan, sebab kewenangan itu ada di pemda," tandasnya, Jum'at (4/6/2021).

Seperti sebelumnya diberitakan oleh redaksi serangtimur.co.id, jika THM di wilayah Kabupaten Serang tetap nekat beroprasi meski masih dalam masa pandemi dan adanya penerpan prokes dan pelarangan kerumunan orang dimulai dari sitilah PSBB hingga PPKM oleh pemerintah gabungan dan satgas covid-19.

Kendati demikian pelaku usaha THM yang tidak memiliki izin ini tetap membandel, meski berkali-kali di razia petugas, namun mereka tetap berani beroprasi. Untuk itu pemerintah harus berani dan tegas, menutup secara permanen THM sehingga tidak menimbulkan dampak buruk di wilayah Kabupaten Serang.

Penulis : Lahudin

Sumber : Rilis Forum Jurnalis Serang Raya (FJSR)


Muspika Kecamatan Binuang Adakan Sosialisasi Prokes di Waterpak Binuang

By On 6/04/2021 06:22:00 PM





SERANG - Dalam rangka mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), Muspika Kecamatan Binuang mengadakan kegiatan sosialisasi Protokol Kesehatan (Prokes) di tempat wisata Waterpak Binuang.

Turut hadir pada acara tersebut, Camat Binuang, Danramil 0602-17, Polsek Sub Sektor Binuang dan Kepala UPTD Puskesmas Binuang.

Dalam sambutannya, pengelola Waterpark Binuang, Yudi Sahrial mengatakan, acara ini dalam rangka menegakkan protokol kesehatan untuk karyawan yang bekerja disini.

"Kita anjurkan untuk selalu merapkan prokes, terutama 3M dulu," katanya, Jum'at (4/6). 

Yudi menjelaskan, bahwa pihaknya akan mengirimkan 3 orang Staf Waterpark Binuang untuk mengikuti pelatihan, baik dari sisi Prokes maupun P3K.

"Oleh karena itu, atas dukungan dari semua pihak terutama dari Muspika Kecamatan Binuang untuk melakukan pelatihan untuk semua karyawan disini," jelasnya.

Selain itu juga, pihaknya tidak menggunakan kualifikasi ataupun persyaratan khusus dalam perekrutan karyawannya. Dijarenakan dirinya ingin memperkerjakan masyarakat sekitar.

"Saya ingin memperkerjakan dan memberikan nilai dampak ekonomi untuk keluarga," tambahnya. 

Sementara itu, Camat Binuang H. Safrudin mengapresiasi dengan  adanya keberadaan Waterpark di wilayahnya. Menurutnya, dengan adanya Waterpark tersebut bisa mendongkrak ekonomi dan bisa memperdayakan masyarakat sekitar yang tidak memiliki pekerjaan.

"Kehadiran Waterpark ini bisa memperdayakan pengangguran sekitar 35 orang," ucapnya.

Ditempat yang sama, Danramil 0602-17 Kapten Inf. Rohim menghimbau kepada pengelola agar selalu memperhatikan dan melaksanakan program pemerintah dalam mencegah penularan virus Covid-19.

"Paling tidak pengusaha bisa mengurangi 50% dari total keseluruhan daya tampung pengunjung," ungkapnya.

Penulis : Welly | Editor : Lahudin

FJSR Sesalkan Adanya Dugaan Oknum Wartawan Beckingi THM 'The Star'

By On 6/04/2021 05:34:00 PM





SERANG - Adanya beberapa Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayah Kabupaten Serang rupnya menjadi surga bagi sebagian oknum yang diketahui berprofesi sebagai wartawan. Betapa tidak, dengan bangganya jika THM itu dikatakan sebagai tempat untuk mengais rezeki.

Seperti yang di katakan salah satu oknum wartawan kepada serangtimur.co.id, jika keberdaan rekan-rekan wartawan yang terlibat d idalam THM The Star yang terletak di Ruko Modern, Desa Nambo Ilir, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang itu, merupakann sebagai sumber rezeki (penghasilan-red) lumayan.

"Disitu untuk cari makan mereka, dengan menyebutkan nama salah satu wartawan (K)," lantang oknum wartawan ini melalui pesan WhatsApp, Jum'at (4/6/2021).

Dengan adanya hal itu, Ketua Forum Jurnalis Serang Raya (FJSR) menyangkan dengan ulah oknum wartawan yang sengaja terlibat bahkan dengan lantang membela keberadaan THM.

"Jika sudah demikian, dimana marwah seorang jurnalis," kata Ansori, dalam keterangan Persnya, Jum'at (4/6/2021).

Pria yang juga pimpinan redaksi media online serangtimur.co.id ini juga menilai, jika seorang wartwan mau terlibat bahkan sampai membeckup tempat-tempat seperti itu, apa bedanya dengan preman pasar.

"Kita ini kontrol sosial, apa itu THM, apa ada manfaatnya bagi kehidupan masyarakat keberadaan THM itu. Harusnya selaku wartawan yang punya kredibilitas tidak melakukan hal. Ini sama saja dengan menjatuhkan harga diri dan marwah sebagai wartawan," tandasnya.

Padahal, lanjut Ansori, diketahui secara bersama jika pemerintah telah menerapkan prokes dan melarang adanya kerumunan masa yang dapat menyebabkan klaster baru penyebaran virus covid-19. Kendati demikian, jusru ditimpali oleh sang oknum wartawan, jika ada tempat lain selain THM.

"Ini yang menjadi keprihatinan saya, masih ada oknum-oknum yang mengaku sebagai wartawan tapi justru membiarkan, dan melindungi pengusaha THM nakal dengan dalih sebagai sumber rezeki," ujarnya.

"Saya berharap, seluruh rekan-rekan wartawan bisa menjaga marwahnya sebagai insan pers yang kredibel dan profesional, sebagaimana amanat undang-undang Nomor 40 Tahun 1999, serta kode etik jurnalistik. Jangan menjadikan dirinya sebagai tameng oleh oknum yang tidak bertanggugjawab," tutupnya.

Penulis : Redaksi

Sumber : Rilis Forum Jurnalis Serang Raya (FJSR)


DPUPR Kabupaten Serang Prioritaskan Pembangunan 105 Rekontruksi Jalan

By On 6/04/2021 01:22:00 PM




SERANG - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang melalui Bidang Bina Marga (BM) pada tahun 2021 menargetkan pembangunan 105 rekontruksi jalan yang kewenangannya sudah ditetapkan ataupun dialihkan ke jalan kabupaten. 

Seperti dikatakan Kepala Bidang Bina Marga Yadi Priyadi, R., ST., MM kepada wartawan diruang kerjanya, dalam rangka mendukung program pembangunan insfrastruktur jalan yang menjadi program skala prioritas Pemerintah Kabupaten Serang, untuk kondisi jalan saat ini terjadi perubahan kearah yang kebih baik. 

"Melalui intervensi dana dari APBD maupun APBN, kondisi jalan Kabupaten Serang saat ini 513.61 KM (84.15%) kondisi baik," katanya, Jum'at (4/6). 

Masih kata Yadi, dari total pembangunan 105 rekontruksi jalan yang saat ini tahapan proses di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dinyatakan lelang sudah selesai dan tinggal menunggu waktu pelaksanaannya saja. 

Dijelaskan Kabid BM, pada tahun 2021 ini terdapat perbedaan pada nama kegiatan, yang sebelumnya Peningkatan Jalan, saat ini terjadi perubahan dengan nama Rekontruksi Jalan. 

"Dimana pengertian Rekontruksi jalan adalah peningkatan struktur yang merupakan kegiatan penanganan untuk dapat meningkatkan kemampuan bagian ruas jalan yang dalam kondisi rusak berat agar bagian jalan tersebut mempunyai kondisi mantap kembali sesuai dengan umur rencana yang ditetapkan," jelasnya.

Penulis : Lahudin

TPM : Kegiatan P3A Limus, Desa Kadugenep Sesuai Spek

By On 6/03/2021 04:29:00 PM





SERANG - Kegiatan P3-TGAI yang meliputi kegiatan perbaikan, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi bertujuan untuk meningkatkan kinerja layanan irigasi, dan tentunya sebagai solusi peningkatan ekonomi masyarakat saat musim Pandemi Covid-19.

Seperti yang sedang dikerjakan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Limus lokasi di Kampung Kadugenep Kidul, Desa Kadugenep, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten dengan volume 278 M dan tambahan dari swadaya masyarakat 198 M.

Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Nila mengatakan, setelah tadi melakukan monitoring terhadap hasil kegiatan, untuk P3A Limus sudah sesuai dengan spek dan volume kubikasi terpenuhi bahkan lebih. 

"Kerjaan sudah mencapai 95 %," katanya dilokasi, Kamis (3/6).

Sementara itu, Misjaya masyarakat sekitar sangat senang dengan adanya pembangunan ini. Dikarenakan bisa mengaliri area persawahan yang dimilikinya beserta warga lainnya.

"Tentu saja program ini sangat bermanfaat bagi kami," ungkapnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Kadugenep, H. Muhamad Aopidi mengucapkan rasa terima kasihnya kepada P3A Limus dan masyarakat sekitar atas kerjasama dan gotong royong dalam membangun saluran irigasi ini. 

"Semoga pembangunan irigasi yang kita bangun ini, bisa bermanfaat bagi petani di Desa Kadugenep," ucapnya.

Masih kata Kades, semoga kedepan Desa Kadugenep bisa mendapatkan kembali program yang sama guna mengaliri area persawahan sekitar 30 hektare sawah yang masih membutuhkan saluran irigasi. 

"Semoga kedepan desa kadugenep bisa mendapatkan kembali program ini," tambahnya.

Penulis : Bantolo  |  Editor : Lahudin

Safrulloh, Pengusaha Sukses Dengan Omzet Ratusan Juta Pertahun

By On 6/02/2021 05:51:00 PM





SERANG - Safrulloh (35) atau yang akrab dengan pangilan Mas Arul, kelahiran Mancak, Kabupaten Serang, Banten merupakan pengusaha sukses dengan omzet ratusan juta pertahun dari usaha berjualan telur ayam dan sembako.

Dalam menjalankan usaha yang dirintis dari tahun 2009 silam dengan nama brand Permata Harapan, pria kelahiran 1986 ini memiliki prinsip ketekunan, pantang menyerah, dan kejujuran. 

Dengan prinsip kejujuran adalah modal utama, baginya hal itu adalah kunci kesuksesan. Sehingga saat ini, usaha berjualan telor ayam dan sembako yang berpusat di Jl. KY. Wahidin samping Gedung Golkar Cilegon,  memiliki cabang usaha di Kramat dan Cikande, Kabupaten Serang. 

"Salah satu semangat dalam merintis usaha ini karena saya bercita-cita untuk memajukan perekonomian di daerah saya," kata Arul, Selasa (1/6).

Diceritakan Arul, kesuksesan yang diraihnya saat ini tidak lah mudah. Dirinya harus berjuang ekstra keras untuk membesarkan usaha yang dirintisnya. Berlatar belakang dari keluarga yang sederhana, Arul yakin dan percaya, bahwa semua orang bisa memulai usaha.

"Jangan pernah malu untuk memulai usaha, sampah pun bisa bernilai," ungkapnya.  

Selain itu, dirinya juga menjadikan Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) sebagai mitra kerja dalam menemani dirinya berusaha. 

"Saya bersama KPJ selalu mengedepankan asas kekeluargaan. Bersama mereka, saya memaknai persaudaraan yang sesungguhnya," tambahnya.

Kepada pemuda dirinya berpesan, jangan pernah takut untuk mencoba, kesuksesan bisa diraih dengan semangat dan kesungguhan. Kejujuran sangatlah dibutuhkan untuk mencapai keberhasilan dalam segala hal, selain kerja keras, usaha dan nasib baik. 

"Dengan demikian, kita harus meyakini bahwa kejujuran sangatlah penting dalam kehidupan dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari semua aktifitas yang kita jalani, karena pada dasarnya, kejujuran merupakan sumber segala kebaikan," imbuhnya.

Penulis : Welly | Editor : Lahudin

Pekerjaan Pemasangan Pipa Gas Negara di Desa Kaserangan Diduga Belum Mengantongi Izin Lingkungan

By On 5/27/2021 12:33:00 AM





SERANG - Miris, proyek pemasangan jaringan Pipa Gas Negara dari station gas ke Perusahaan-perusahaan dalam radius desa, lokasi kegiatannya serta kantor direksi keet dan rencana pengoprasiannya ada dalam wilayah administrasi Pemerintahan Desa Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, diduga belum mengantongi izin lingkungan.

Keberadaannya, menjadi banyak tanda tanya terhadap warga sekitar, salah satunya Edi yang merasa tidak dianggap karena pelaksana kegiatan ini  seolah mengabaikan warga disekitar lokasi kegiatan.

"Apa seperti ini perusahaan besar, saat melakukan pekerjaan tanpa melihat lingkungan disekitarnya. Kami tidak dianggap dan perusahaan juga sepertinya cuek," katanya, Rabu (26/5).

Masih kata Edi, yang sama sekali tidak mengetahui tentang tujuan proyek tersebut diatas, apa manfaat dan keuntungan, juga tingkat bahayanya terhadap warga.

Dimana alasan Edi mengungkapkan hal tersebut, karena dirinya juga menjabat selaku Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kaserangan yang selalu menjadi pertanyaan warga akan keberadaan proyek tersebut.

"Kerap kali saya ditanya warga sendiri mengenai proyek gas ini, yang pertanyaannya itu bermacam-macam," ungkapnya.

Dihadapan wartawan, Edi menirukan gerak serta ucapan warga tentang pertanyaan yang menyudutkan dirinya dengan adanya kegiatan pemasangan Pipa Gas Negara ini.

 "Sudah dapat dari proyek gas, ya pemberdayaan kalo ga kompensasi. Pekerjaannya tidak melibatkan warga, setidaknya nanti saat dioperasikannya mudah-mudahan warga Kaserangan ada yang ikut kerja jadi karyawan BUMN, sambil menagih terhadap otonomi desa," tegasnya.

Ditambahkan, mengenai administrasi surat menyurat, yang masuk diterima BPD terkait pekerjaan Pemasangan pipa gas, sampai saat ini belum ada yang masuk.

"Selama pekerjaan tersebut berjalan, belum ada surat yang masuk ataupun teguran ke kami selaku BPD, untuk sosialisasi kepada warga," tambahnya.

Dihari yang sama, tim media online mengkonfirmasikan kepihak pelaksana, terhadap kebenaran keluhan warga, namun saat bertemu dengan Josua Simorangkir selaku penanggung jawab harian kerja, ketika ditanya tentang izin pelaksanaan kerja yang memakai akses sarana umum jalan Kabupaten dan jalan protokol.

"Untuk pekerjaan yang memakai sarana umum jalan Kabupaten sudah mendapatkan izin. Dan yang sekarang sedang dikerjakan pada akses sarana umum jalan protokol juga sudah mendapatkan izin," ucapnya.

Lalu, disinggung terhadap lingkungan sekitar atau izin lingkungan terjadi pelimpahan wewenang dan dirinya tidak bisa menjawab, dikarenakan sudah ada kewenangannya, jadi ke Humas saja.

Masih kata Joshua, tentang arah pelimpahan wewenang untuk menjawab terkait izin lingkungan, untuk sampai ke Humas, selain lewat buku tamu bisa melalui via telpon selluler sembari memberikan nomor Humas.


Penulis : Redaksi

Barikade 98 Banten Apresiasi 100 Hari Kinerja Kapolri

By On 5/26/2021 05:23:00 PM





SERANG – Ketua Barikade 98 Banten M. Ali Soero turut antusias dan sekaligus memberikan apresiasi terhadap program Presisi (prediktif, responbilitas, transparansi dan berkeadilan) yang menjadi program 100 hari Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

Dimana menurut Ali, Kapolri telah berhasil mengubah citra institusi polisi. Selain itu juga, Kapolri sudah sangatlah paham dalam menangani kasus, seperti terorisme, radikalisme, narkoba, persoalan adanya mafia tanah, dan kriminalitas lainnya.

“Sehingga sudah sebanyak 1.864 kasus telah diselesaikan dengan restorative justice di masing-masing Polda,” katanya, Rabu (26/05).

Ditambahkan Ali Soero, pelayanan Polri terhadap publik juga semakin baik dengan berbasis teknologi informasi, seperti aplikasi SIM Internasional online, aplikasi SIM Nasional presisi online, aplikasi e-PPSI, Samsat digital, dan sebagainya.

“Kapolri sejauh ini sudah mampu memgembalikan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, dan intinya kami dari Barikade 98 Banten mendukung penuh kebijakan Kapolri,” tambahnya. 

Penulis : Jun | Editor : Lahudin