Jurnal Kelestarian Bangsa

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Aksi Heroik Kapolsek Menes saat Insiden Penusukan Wiranto

By On 10/10/2019 07:35:00 PM


PANDEGLANG, Cula1.Id - Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Bidang Politik, Hukum, dan Keamana (Menkopolhukam) Wiranto mengalami luka akibat penganiayaan usai menghadiri peresmian Gedung Kuliah Bersama Universitas Mathlaul Anwar (UNMA) di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis, 10 Oktober 2019.

Selain Wiranto, Kapolsek Menes Kompol Dariyanto juga mengalami luka di bagian punggung saat berupaya menggagalkan aksi tersebut.

Diketahui, pelaku penganiayaan tersebut berstatus suami istri yakni, SA (31) dan FA (21). Dengan menggunakan pisau, SA secara membabi buta menerobos barikade keamanan Menteri.

"Ada dua orang masyarakat, yaitu suami istri (SA dan FA) yang menerobos masuk penjagaan kemudian melakukan upaya penganiayaan terhadap beliau (Wiranto-red)," kata Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir dalam keterangan persnya.

Dari kejadian tersebut, Menkopolhukam mendapatkan luka akibat penganiayaan dibagian perut dan dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapatkan penanganan medis.

"Beliau (Wiranto) mengalami penusukan namun kondisi stabil. Kedua pelaku sudah diamankan dan saat ini sedang dikembangkan," ujar Irjen Pol Tomsi Tohir.

Kemudian Kapolsek Menes terluka dibagian punggung saat mencoba menggagalkan aksi pelaku. 

Untuk penanganan lanjutan, Menkopolhukam diterbangkan menggunakan helikopter ke Rumah Sakit di Jakarta. 

Ia menerangkan, bahwa Menkopolhukam saat itu akan menuju helipad untuk bertolak ke Jakarta. Namun dengan kerendahannya, ia menyempatkan diri hendak menyapa masyarakat Menes yang menyambut kedatangannya sejak pagi.

Lebih lanjut Irjen Pol Tomsi Tohir mengatakan, upaya kedua pelaku berhasil dicegah namun tidak sepenuhnya sehingga melukai Menkopolhukam beserta ajudannya, ajudan Danrem 064/MY, Kapolsek Menes Kompol Dariyanto, dan Tokoh Ulama UNMA Banten H. Fuad Sauki.

"Sejak pagi, pengamanan dan sterilisasi dengan baik. Pada saat kembali, bersama-sama dengan jajaran TNI AD/AU kita lakukan pengamanan. Upaya kedua pelaku berhasil dicegah, namun tidak sepenuhnya sehingga melukai beliau," ungkapnya. (Dimas Agung/Bid Humas) 

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »