Jurnal Kelestarian Bangsa

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Dianggap Tidak Netral dalam Pelaksanaan Mukota Kadin, Pengusaha Cilegon Gelar Aksi Unjuk Rasa

By On 10/30/2019 08:50:00 PM


SERANG, CULA1.ID - Musyawarah Kota (Mukota) Kadin Cilegon dianggap tidak netral, pengusaha Cilegon nelakukan aksi meminta untuk membekukan pengurus Kadin Cilegon dan menolak Mukot Kadin Cilegon, di Kantor Kadin Banten, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten, Rabu, 30 Oktober 2019.

Menurut mereka, ada banyak hal dalam pelaksanaan Mukota Kadin diduga penuh kejanggalan dan kecurangan. Mereka pun melakukan penolakan terhadap Mukota dan mendesak kepada Kadin Banten untuk mengambil alih pelaksanaan Mukota. 

"Kami menduga kepanitiaan Kadin Cilegon sudah tidak netral. Isu KTA bodong sudah beredar. Makanya kami minta ke Kadin Banten terkait kepanitiaan Mukota," ujar salah satu Pengusaha Cilegon, Zaenal Arifin.

Menurutnya, dugaan kejanggalan dan kecurangan itu dapat dilihat di aturan keikutsertaan peserta Mukota. 

Panitia, kata dia, diduga mulai merekayasa Kartu Tanda Anggota (KTA).

"Kami menduga, kepanitiaan Kadin Cilegon menyalahi aturan. Wewenang terkait KTA bodong, sekarang sudah viral. Situ, Siup-nya mati, tapi kok KTA bisa terbit," tuturnya.

Bahkan, lanjut Zaenal, KTA yang direkayasa itu dilakukan untuk satu tujuan memenangkan salah satu Calon Ketua Kadin, Sahruji, yang saat ini menjabat Ketua Kadin Cilegon.

"Kami menduga kubu petahana mencalonkan kembali, dia merekayasa. Yang pasti sekarang ini kita minta Kadin Banten untuk mengambil alih dan membekukan Kadin Cilegon," tuturnya.

Sementara, salah satu pengusaha lainnya, Lutfi mengatakan, bahwa pelaksanaan Mukota dinilai sudah tidak netral lagi. Salah satunya mulai tercium KTA bodong, ketidaknetralan panitia pada Mukota tahun ini lebih condong mememangkan salah satu pihak.

"Gimana kita mau ikut kepesertaan dalam Ketua Kadin Cilegon, orang wasitnya sudah terindikasi condong ke dia, orang Sahruji," tegasnya.

Sementara, Wakil Ketua Kadin Provinsi Banten, Agus Wisas yang menerima perwakilan para pengusaha tersebut mengatakan, akan mengambil alih Mukota Kadin Cilegon jika memang apa yang disampaikan para pengusaha  benar terbukti. Pihaknya tegas membantah jika disebut memihak salah satu kandidat.

"Kita akan panggil SC dan OC-nya, ini benar nggak, begini-begini seperti yang diajukan. Kalau ternyata benar, tuntutan mereka pasti dipenuhi. Karena kita, Kadin Provinsi Banten tidak pernah berpihak kepada salah satu kandidat," terangnya.

Untuk membuktikan aspirasi yang disampaikan pengusaha, pihaknya akan membentuk tim investigasi. Bilamana terbukti, Mukota akan diambil alih Kadin Banten.

"Kita akan bentuk tim investigasi. Apakah ini benar atau tidak kalau dirugikan. Kalau terbukti kita akan ambil alih nanti," tutupnya. (Faiz/Amsar)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »