Jurnal Kelestarian Bangsa

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Dirut CV. Fatih Konstruksi Menyayangkan Adanya Oknum Wartawan Abaikan Etika Jurnalis

By On 10/16/2019 09:07:00 PM


TANGERANG, CULA1.ID - Direktur Utama (Dirut) CV. Fatih Kontruksi, H. Iyus Hambali selaku kontraktor proyek Tambahan Ruang Kelas (TRK) SMPN l Kemiri Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Pemkab Tangerang, dan juga merupakan salah seorang pemerhati masyarakat jasa konstruksi di Kabupaten Tangerang, Banten, menyayangkan masih adanya oknum wartawan yang mengabaikan etika jurnalis dalam menjalankan tugas pokoknya sebagai seorang jurnalistik.

Hal ini telah menimpa perusahaan miliknya CV. Fatih Konstruksi rekanan pihak ketiga pelaksana proyek TRK SMPN l Kemiri dari Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Pemkab Tangerang, yang diberitakan salah satu media online tanpa adanya konfirmasi untuk mengklarifikasi kepada pihak-pihak terkait pada edisi 14 Oktober 2019.

H. Iyus Hambali merasa kecewa atas pemberitaan tersebut.

"Sebetulnya itu bukan ambruk, hanya ada titik lokasi sekitar kurang lebih 5 m2 bocor atau rembes dikarenakan ada tunjangan yang perlu ditambahkan, dan pada saat itu pun langsung disterilkan dan diperbaiki oleh tim pekerja dengan di komandoi oleh mandor Nasrudin, sehingga proses berlanjut sampai dengan selesai sesuai dengan perencanaan," ujarnya. 

"Saya selaku penanggung jawab proyek tersebut sangat menghargai rekan-rekan media atau pun lembaga yang melaksanakan tugasnya, akan tetapi sangat disayangkan juga ketika ada oknum rekan pers yang masih saja mengabaikan etika jurnalistiknya yang seharusnya ketika itu bisa langsung dikonfirmasi untuk diklarifikasi masalah tersebut kepada yang bersangkutan," pungkasnya. 


"Saat investigasi pun menurut saya seharusnya wartawan tersebut bisa didampingi dengan penanggung jawab di lokasi pekerjaan. Terkait pemberitaan ini diduga ada kepentingan pribadi dari oknum wartawan tersebut yang bersifat tidak independen, profesional dalam menjalankan tugas jurnalistiknya yang terkesan asal menduga, tidak bijak dalam menangani persoalan objek pemberitaan tersebut. Terkait pemberitaan ini pun tidak ada narasumber yang bisa dijadikan acuan bijak dalam pemberitaan ini," keluhnya. 

"Saya berharap kepada penulis berita tersebut dapat menerima koreksi pada bagian yang keliru, dan di sini saya mempertanyakan juga terkait kredibilitas profesional kinerja dari oknum wartawan yang diduga tidak mempunyai sertifikat UKW (Ujian Kompetensi Wartawan), sehingga terlihat dari cara kerjanya yang justru terkesan asal dan tidak bijak dalam membuat pemberitaan. Saya sebagai penaggung jawab dan pengurus CV. Fatih Konstruksi akan mengajukan hak jawab atau hak koreksi dari berita tersebut," imbuhnya. 

Sementara itu, Soparul Lael, Pimpinan dari LAW FIRM SL & PARTNERS selaku Legal Konsultan yang dikuasakan oleh CV. FATIH KONTRUKSI, ikut menyayangkan atas pemberitaan tersebut yang sampai saat ini belum diberikan hak jawab dan atau koreksi atas pemberitaan yang didugakan terhadap kliennya.

"Dalam hal ini saya berharap dan masih menunggu pihak media online tersebut memberikan hak jawab dan atau koreksi untuk pemberitaan tersebut karena dugaan ini akan kami bantah dan kami akan terangkan yang sebenarnya," pungkasnya. (Dimas Agung)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »