Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kumala Kecam Aksi Demo di Lahan PT Wira Karya Persada oleh Teman Mahasiswa

By On 10/16/2019 07:16:00 PM


LEBAK, CULA1.ID - Aksi unjuk rasa mahasiswa yang mengatasnamakan Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia di lingkungan Desa Cilangkap, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu lalu, 12 Oktober 2019, menuai kritik dari Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA).

Pasalnya, aksi tersebut dinilai kurang tepat terkait isu atau tuntutan yang dibawakan oleh pengunjuk rasa, yang dimana masa aksi itu membawa kesejahteraan petani. Padahal petani yang menggarap di lahan milik PT Wira Karya Persada itu sebelumya sudah ada kesepakatan bersama dalam musyawarah terkait ganti rugi tanaman termasuk masalah kesejahteraan petani.

"Ketika kami melakukan Advokasi bahwa petani yang berasal dari Desa Cilangkap itu sekitar 37 orang, yang lainnya berasal dari luar daerah Kabupaten  Lebak. Kita dapat simpulkan bahwa petani hanya dijadikan tameng oleh sekelompok orang untuk kepentingannya," kata Ketua Umum Kumala, Abdul Kodir kepada awak media di Rangkasbitung, Rabu, 16 Oktober 2019.

Abdul Kodir berharap kepada masa aksi untuk melakukan kajian ulang agar unjuk rasa yang dilakukan tidak disebut gagal faham dan jangan mudah terprovokasi oleh kepentingan-kepentingan pribadi atau kelompok.

"Kami sebagai mahasiswa asal Kabupaten Lebak bukan ingin dihargai, tetapi setidaknya ada koordinasi terlebih dahulu agar bisa sama-sama melakukan kajian terkait permasalahan yang ada di Kabupaten Lebak dalam hal lahan di wilayah Desa Cilangkap," kata Abdul Kodir.

Ditambahkannya, Kumala  menyayangkan aksi unjuk rasa tidak sesuai prosedur, tidak ada surat pemberitahuan kepada pihak Kepolisian, dan sudah melanggar aturan unjuk rasa yang dimana melakukan unjuk rasa itu dilarang hingga malam hari.

"Aksi tersebut dilakukan hingga larut malam, dan lebih mirisnya lagi sampai menginap di lokasi hingga dua hari dua malam," ujarnya. 

"Ada pelanggaran hukum saat teman-teman aksi. Harusnya pemberitahuan terlebih dahulu sebelum aksi kepada pihak Kepolisian baik Polsek Maja maupun Polres Lebak," imbuhnya. (Sayuti)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »