Jurnal Kelestarian Bangsa

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Polda Banten Siaga Satu Jelang Pelantikan Presiden

By On 10/17/2019 07:21:00 PM


SERANG, CULA1.ID - Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih pada 20 Oktober 2019 mendatang, jajaran Kepolisian di seluruh wilayah Indonesia bersiaga melakukan pengamanan, termasuk juga Polda Banten.

Karo Ops Polda Banten, Kombes Pol Amiluddin Roemtaat mengatakan, ada sekitar 3 Kompi dari Satuan Brimob Polda Banten di-BKO-kan untuk membantu pengamanan Ibu Kota.

"Dalam rangka membantu pengamanan Ibu Kota, Polda Banten telah mengirim 300 personel dari Satuan Brimob. Tiga Kompi personel tersebut telah dikirim sejak pengamanan unjuk rasa di Jakarta beberapa waktu yang lalu, termasuk untuk memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat. Hingga kini personel Brimob Masih Berada di Jakarta," tutur Roemtaat di Polda Banten, Kota Serang, Kamis, 17 Oktober 2019.

Roemtaat juga mengatakan, pihaknya menyiagakan semua kekuatan personel dari Polda Banten dan Polres jajaran, yang siap ditempatkan di wilayah hukum Polda Banten, untuk melayani masyarakat dan memberikan jaminan keamanan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi membenarkan, Polda Banten dan Jajaran telah mengambil langkah preventif jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih. 

"Dialog ke Tokoh Masyarakat, Universitas, dan Sekolah. Tujuannya mengajak memelihara keamanan sekaligus sosialiasi agar tidak terpengaruh oleh Hoax atau informasi yang salah" kata Edy.

Menurutnya, Polda Banten juga meningkatkan pengamanan melalui Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) dan patroli ke daerah permukiman, perkantoran, dan objek vital. 

"Penguatan nanti di satuan wilayah (Polres-red)," kata Edy.

Penebalan personel juga akan diberlakukan di beberapa titik, terutama pintu tol. Penebalan ini untuk memudahkan pemantauan terhadap volume pergerakan massa ke Jakarta. 

"Kerja sama PJR Mabes Polri, Jasa Marga untuk memantau peningkatan volume masa ke Jakarta, termasuk merayakan pelantikan sekaligus ajakan Unras (unjuk rasa-red). Kalau kapasitasnya banyak penumpang, tentu kita curigai dan akan dilakukan pemeriksaan," ujar Edy.

Edy menegaskan, pihaknya akan melakukan penyekatan terhadap kelompok massa yang akan meramaikan Jakarta saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih. 

"Tentu kami lakukan dengan pendekatan persuasif. Kita minta untuk pulang ke daerah masing-masing," tegas Edy. (Amroji/BidHumas)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »