Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Proyek Jembatan Dangdeur - Pangkat, Rakitan Besi Tidak Semuanya Diikat

By On 10/22/2019 02:04:00 PM


TANGERANG, CULA1.ID -  Pekerjaan pembangunan Jembatan Dangdeur -Pangkat dikeluhkan oleh salah seorang aktivis pemerhati pembangunan.

Pasalnya, pada pekerjaan rangkaian besi tampak sebagian tidak diikat.

Salah seorang aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pusaka, Haerudin HS mengatakan, bahwa pekerjaan jembatan Dangdeur Pangat dengan anggaran yang fantastis tersebut pengawas dari dinas dan pelaksananya kurang teliti terhadap hasil pekerjaan para tukang yang merakit pembesian. 

"Terlihat banyak beberapa rangkaian besi untuk pembangunan jembatan Dangdeur pangkat tidak semuanya diikat dengan kawat bendrat. Hal tersebut terkesan terburu-buru. Padahal jelas kalau pengikatan dengan kawat bendrat dalam perakitan itu sangatlah penting karena untuk menahan tekanan ketika rakitan tersebut diisi oleh adukan coran semen. Besi yang sudah dirakit akan saling menekan satu sama lainnya," ungkap Haerudin HS kepada awak media, Senin, 22 Oktober 2019.


Seharusnya, kata Haerudin, pihak pengawas dari dinas terkait dan pelaksana harian dan penanggung jawab harian dari PT. Banten Putra Perkasa,  dalam hasil pekerjaan para tukang dikros cek kembali agar para tukang dapat mengerjakan atau memperbaiki kembali pekerjaan yang belum dikerjakan atau yang terlewati. Pembangunan yang dianggarkan oleh pemerintah, pelaksana harus serius dan benar-benar sesuai Juklak dan Juknisnya, agar hasilnya bagus dan kuat, karena dana tersebut dari pajak rakyat dan untuk rakayat," ungkapnya.

Sampai berita ini ditayangkan, pihak pengawas dari Dinas BMDSA Kabupaten Tangerang dan pelakaana harian dari kontraktor saat hendak dikonfirmasi awak media selalu tidak ada di lokasi pekerjaan. 

Diketahui, Pekerjaan pembangunan Jembatan Dangdeur - Pangkat tersebut dikerjakan oleh pihak pelaksana pemenang lelang mitra dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, yaitu CV. Banten Putra Perkasa, dengan nomor kontrak : 630/013/02_ARD/K/APBD/DBMSDA/VIII/2019, Tanggal kontrak 27 Agustus 2019, yang didanai dari Anggaran Pendapatan Biaya Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2019, dengan waktu kerja 120 hari kalender, dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp 1.936.292.000. (Heri Opung/Dimas Agung)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »