Jurnal Kelestarian Bangsa

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Warga Kampung Cimoncor Antusias Ikuti Tradisi Saweran

By On 10/27/2019 11:20:00 PM


SERANG, CULA1.ID - Entah siapa yang pertama kali menggagas tradisi saweran dalam ritual sakral dalam mengungkapkan rasa syukur.

Saweran adalah sebagai ungkapan rasa syukur warga untuk berbagi dengan warga lainnya, yang diapresiasikan lewat melemparkan sesuatu bisa berupa uang receh, sabun maupun benda lainnya.

Tradisi saweran ternyata masih ada di era modernisasi saat ini, seperti yang terjadi di Kampung Cimoncor, Desa Cigoong, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten.

Warga sekitar tampak antusias dan gembira, walau berdesak-desakan berebut uang yang dilemparkan oleh pihak shohibul hajat. Walaupun hasil uangnya yang didapatkan tidak seberapa, namun mereka tetap tersenyum lebar.


Pihak shohibul hajat, Dina Ayu Briliani mengatakan, bahwa tradisi saweran sudah menjadi tradisi masyarakat sejak lama, biasanya syukuran membangun rumah atau membeli rumah, membeli kendaraan, mempunyai anak yang baru bisa berjalan dan banyak lagi bentuk syukuran yang menggunakan budaya saweran.

"Alhamdulilah dalam acara syukuran anak kami yaitu, putra kami yang ke-3 yang bernama DD Arka baru bisa berjalan. Rasa syukur kami ungkapkan dengan mengadakan acara saweran," ujarnya.

"Suatu kebahagian bagi keluarga kami ketika melihat senyum-senyum mereka,. Semoga budaya saweran ini terus menjadi tradisi yang tidak akan tergerus zaman, walaupun sudah menjadi orang modern atau orang kota," imbuhnya. (Dimas Agung)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »