Jurnal Kelestarian Bangsa

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Bupati Serang: Kampanye PHBS Harus Masif

By On 11/05/2019 04:12:00 PM


SERANG, CULA1.ID – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meminta warga senantiasa menjaga lingkungan dan kesehatan. Bahkan Tatu meminta jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) warga hingga pemerintah desa lebih memasifkan atau memaksimalkan kampanye Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Menurut Tatu, ajakan secara masif dilakukan agar masyarakat semakin sadar bahwa kesehatan dimulai dari PHBS. 

“Jangan bosan disampaikan tentang perilaku hidup bersih dan sehat, supaya capaian pelayanan kesehatan dimulainya dari bawah masyarakat sendiri,“ ungkap Tatu usai membuka kegiatan Bakti Sosial yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) di Desa Parigi, Kecamatan Cikande pada Senin, 04 November 2019.

Ia berkomitmen, Pemkab Serang akan terus mengawal agar seluruh warga bisa melakukan PHBS secara rutin dan bisa menjaga kesehatan keluarga serta lingkungannya. 

“Jadi dengan masyarakat sadar tentang kesehatan mereka sendiri, pola hidup sehat mereka sendiri ini yang terus digaungkan oleh pemerintah daerah sampai ke tingkat desa,” tegasnya. 

Dalam kegiatan tersebut, diadakan juga  khitanan massal dengan melibatkan  60 anak kurang mampu, pengobatan gratis, dan pembagian sembako gratis sebanyak 520 paket untuk masyarakat yang tidak mampu secara ekonomi. 

“Seperti kegiatan saat ini, masyarakat terlihat antusias untuk berobat gratis, dan memang kegiatan ini ditunggu oleh masyarakat,” terang Tatu. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Sri Nurhayati mengatakan, bakti sosial dalam rangka Hari Kesehatan Nasional yang ke 55 Tahun jatuh pada tanggal 12 November rutin dilaksanakan. Sedangkan untuk HKN tahun 2019 yang bertemakan ‘Generasi Sehat Indoensia Unggul’, dirangkaikan baksos pemeriksaan untuk pencegahan penyakit tidak menular pada kelompok tertentu. 

“Pemeriksaan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabet, penyakit gula atau kencing manis yang paling banyak dialami. Penyebabnya, banyak faktor diantaranya, pola makan, buruknya PHBS faktor paling utama,” ujarnya. (Haris Ranau)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »