Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Disprindagkop Tidak Merasa Memungut Uang Untuk Perijinan

By On 11/24/2019 06:27:00 PM


SERANG, CULA1.ID - Menyoal informasi adanya dugaan tentang jual beli legalitas dalam pengelolaan bongkar muat barang di Pasar Banjar Cikande, Kabupaten Serang, hingga mencapai puluhan juta rupiah.

Umsiyah, narasumber tertuju salah satu Kepala Seksi pada Bidang Koperasi Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Serang yang saat itu masih menjabat Kepala UPT Pasar Wilayah Timur menjelaskan, jika dirinya menampik soal adanya penerimaan sejumlah uang dengan dalih penerbitan surat tugas pengelolaan bongkar muat di Pasar Banjar, Cikande.

"Surat tugas itu keluar berdasarkan hasil mufakat dengan beberapa pihak disana. Pihak Kades, Tokoh Masyarakat, Bhabinsa, Bhabinmas dan pihak-pihak yang langsung bersentuhan dengan pengelolaan di Pasar itu, tidak dipungut biaya, saya tidak pernah merasa menerima," ujarnya, Jum'at, 22 November 2019.


Bahkan menurut Umsiyah, itu dilakukannya sebagai tindakan preventif yang diketahui sebelumnya seringkali terjadi kisruh antara kelompok masyarakat.

"Bukan sekonyong-konyong yang bersangkutan kita pilih sebagai koordinator pengelola, namun melalui kesepakatan bersama, dan kami pastikan bahwa tidak pernah menerima sejumlah uang dimaksud apalagi sebagai kompensasi pembuatan SK (Surat Keterangan)," lanjutnya.

Ditambahkan Hamid, Mantri Pasar pada lokasi dimaksud ikut menerangkan jika pengelolaannya kini telah diambil alih oleh pihak Desa Cikande.

"Sebelum Eli Sujana menjadi koordinator oleh pihak kami, pengelolaannya dilakukan oleh salah seorang warga setempat, namun informasinya malah dikerjakan oleh bukan warga lingkungan sekitar lokasi pasar, dan katanya sempat dihargakan dengan nilai Rp 16 jutaan. Silahkan tanyakan kembali kepada dia (Eli Sujana-red), apakah semua itu terjadi," tutupnya. (sn/rd)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »