Jurnal Kelestarian Bangsa

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ditpolair Polda Banten Kordinasi dengan Kedubes China Terkait WNA Asal China yang Hilang

By On 11/05/2019 02:08:00 AM


SERANG, CULA1.ID - Direktorat Kepolisian Air (Dirpolair) Polda Banten gelar rapat koordinasi evakuasi Warga Negara Asing (WNA) asal China yang hilang saat melakukan penyelaman di Perairan Shangiang. Rapat dilaksanakan di gedung Bundar Dermaga II, Pelabuhan Merak, Banten, Senin, 04 November 2019.

Kapolda Banten, Irjen Pol Tomsi Tohir melalui Dirpolair Polda Banten, Kombes Pol Nunung Syaifuddin mengatakan, bahwa kedatangan perwakilan Kedubes China untuk Indonesia menanyakan kronologi kejadian yang mengakibatkan 3 orang WNA asal China yang hilang saat melakukan kegiatan penyelaman di Perairan Sangiang, pada Minggu, 03 November 2019.

"Kita akan melaksanakan koordinasi dengan TNI AL, Basarnas dan BPTD Provinsi Banten untuk bersinergi dalam membantu pencarian 3 orang warga China yang hilang tersebut," terang Nunung.

Lebih lanjut Nunung menambahkan, dalam kegiatan Search And Resque (SAR) ini, Ditpolair Polda Banten akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencari korban yang masih hilang dengan menyisir sekitar perairan Sangiang dengan menggunakan Kapal Patroli dan juga menggunakan Drone Bawah Laut  yang dimiliki oleh Ditpolair Polda Banten.

"Sampai saat ini belum ada hambatan & kendala apapun di lapangan dalam proses Search And Resque (SAR) serta dapat mengevakuasi seluruh korban yang masih hilang," tukas Nunung.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan, kejadian kehilangan WNA asal China tersebut diketahui saat mereka melakukan penyelaman di perairan Sangiang. Diketahui, ketiganya bernama Tan Xuz Tau, Wan Bzng Yang dan Tian Yun.

"Sampai saat ini tim dari Dirpolair Polda Banten, TNI AL, Basarnas & BPTD Provinsi Banten masih proses dalam melakukan pencarian terhadap ketiga korban tersebut. Mohon doa dari masyarakat Banten supaya korban cepat ditemukan," tutup Edy. (Adrey Amin/BidHumas)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »