Jurnal Kelestarian Bangsa

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

"Karep Dewek", Bangunan Kios Pasar PT. Karanglewas Sejati di Ciruas Akan Dibongkar

By On 11/18/2019 01:52:00 AM

Foto Ilustrasi.
SERANG, CULA1.ID - "Pengalaman adalah guru yang terbaik". Sayangnya pepatah lama itu tak berarti bagi PT. Karanglewas Sejati selaku pengelola Pertokoan Ciruas Center, Pasar Ciruas, Kabupaten Serang, Banten.

Meski tahun lalu puluhan bangunan kiosnya pernah juga dibongkar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang karena tanpa IMB dan melanggar perundang-undangan pada sepadan jalan.

'Karep Dewek' mungkin lebih cocok disandingkan bagi pengusaha pengelola pasar dan pertokoan yang dulunya merupakan lahan hasil _Ruislag_ salah satu gedung peninggalan bersejarah SD Negeri 1 Ciruas, untuk meraup keuntungan dengan dalih penertiban umum juga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Disinyalir telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Serang No 1 Tahun 2018 tentang Bangunan Gedung dan Surat Dinas Tata Ruang Bangunan Dan Perumahan nomor 660/34/DTRBP tanggal 07 September 2016 tentang pengesahan revisi rencana tapak (Site Plan) sejumlah bangunan kios itu terancam bakal segera dibongkar.


Hal tersebut dikemukakan Moch. Iskandar, Sekretaris Dinas Polisi Pamong Praja Kabupaten Serang, bahwa pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan kepada Direktur Pengelola PT. Karanglewas Sejati.

"Batasnya sampai dengan tanggal 28 November 2019 agar segera dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku, bila tak dipenuhi maka pemerintah yang akan membongkar," ujarnya via WhatsApp, Sabtu, 16 November 2019.

Disinyalir Dibekingi Oknum Pegawai Dinas Pol PP

Entah apa yang harus dikata lagi, bila aturan dibuat untuk dilanggar dan dijadikan hal untuk mencari keuntungan,  aji mumpung oleh pihak berwenang bekerjasama sama dengan si pelanggar pelaku kebijakan.

Dinas Satuan Polisi Pamong Praja yang seharusnya menjadi kaki tangan penegakan peraturan perundangan pemerintah daerah justru dituduh sebagai pihak yang ikut mengamini pelanggaran.
Jika benar terjadi, Ini menjadi tamparan keras bagi para pemimpin daerah, terlebih lagi Kabupaten Serang akan melakukan perhelatan pemilihan kepala daerah tahun depan.

Moch. Iskandar juga mengatakan, bahwa dugaan persoalan kios di Pasar Ciruas dikarenakan adanya keterlibatan oknum pegawai Dinas Pol PP.

"Ada yang bermain mata, dan yang bersangkutan mulai gerah rupanya. Kita lihat saja jika terus membandel," pungkasnya. (Adhisena)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »