Jurnal Kelestarian Bangsa

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Polisi Diminta Sapu Bersih Penjahat Perampas Kendaraan Alias Matel

By On 11/07/2019 03:46:00 AM

Foto Ilustrasi.
SERANG, CULA1. ID - Ulah debt collector atau penagih utang alias matel, yang menarik paksa kendaraan di tengah jalan kembali dikeluhkan warga. 

Pihak leasing dengan menggunakan jasa debt collector dibekali surat-surat penarikan kendaraan serta surat informasi berikut rincian pembayaran angsuran yang belum dibayar oleh konsumen, secara sepihak menarik paksa kendaraan di tengah jalan.

Hal ini seperti yang dialami oleh Subambang. Saat itu, ia sedang asyik mengendarai kendaraannya menuju arah pulang, tiba-tiba dua mobil dengan jumlah 8 orang, menghentikan secara paksa dan langsung merampas mobil di Jalan Raya Jakarta - Serang, Banten, tepatnya di Kp.Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, Rabu, 06 November 2019, sekira pukul 15:24 Wib. 


Diketahui, bahwa pihak Matel alias Mata elang yang bekerjasama dengan perusahan PT. Andalan Finance Indonesia, telah merampas satu unit mobil milik Subambang, dengan jenis kendaraan Toyota Camry 221 2000 No.Rangka MHF53SK20Y9000490. No.Mesin 5S4349572 No.Pol B 1315 FBB warna silver.

Menurut Subambang, mobil Toyota Camry tersebut ia beli dari Roy, selaku pemilik showroom mobil yang berlokasi di Kp.Patikus, Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten.


Sesuai kesepakatan mobil tersebut dibeli dengan harga Rp 40 juta dengan sistem dua kali pembayaran, serta dibuktikan dengan selembar kwitansi, dengan pembayaran pertama sebesar Rp 25 juta, dan sisa yang belum dibayar sebesar Rp 15 juta. 

Menurutnya, bila sudah pelunasan sisa pembayaran Rp 15 juta, Roy si penjual mobil sekaligus pemilik showroom, barulah memberikan surat BPKB.


"Saya pekerja bangunan rumah, tidak faham dan tidak ngerti hukum, yang jelas mobil itu bukan mobil proses kredit," ujarnya. (Amroji)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »