Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Program Bedah 50 Unit Rumah di Kecamatan Jayanti Belum Rampung

By On 11/04/2019 08:14:00 PM


TANGERANG, CULA1.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui  Dinas Perumahan Pemukiman dan Pemakaman (Perkim) Kabupaten Tangerang, Tahun 2019 ini melaksanakan program bantuan bedah rumah 50 unit di Kecamatan Jayanti. Namun hingga kini, kegiatan tersebut belum rampung.

Program unggulan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskanda tersebut berada di dua desa yaitu, Desa Pasir Muncang dan Desa Jayanti. Sebanyak 33 unit di Desa Pasir Muncang, dan 17 unit di Desa Jayanti.

Pantauan awak media, pada Minggu, 03 November 2019, kegiatan bedah Rumah yang dilaksanakan oleh Masri selaku penanggung jawab Unit Pelaksana Kerja (UPK) tersebut belum rampung 100 %.

"Benar pak, kita melaksakan program Perkim 50 unit bantuan bedah rumah di dua desa di Kecamatan Jayanti, yaitu Desa Pasir Muncang 33 unit, dan 17 unit di Desa Jayanti. Kegiatan tersebut belum 100 % rampung pak," ujar Masri.


Masri menambahkan, bahwa untuk anggaran per unit program bedah rumah tersebut sebesar Rp 19 juta. Kegiatan ini kira-kira akan selesai pada akhir tahun ini, Desember 2019. Hingga saat ini kegiatan tersebut baru terlaksana kira-kira 40 %.

Pihaknya menyalurkan bantuan tersebut dalam bentuk material diantarnya, pintu 3, jendela 3, closed spitank kapsul 500 liter.

Amsiah, salah seorang warga penerima bantuan mengatakan, bahwa dirinya hanyq menerima batuan dalam bentuk material saja. 

"Saya tidak menerima dalam bentuk uang tunai. Saya hanya menerima berupa material diantaranya, Herbel 7 kubik, 1 pintu, 3 jendela, 1 spitank dan tukang selama 15 hari kerja," ujar warga Kp Kepuh Pasir RT 05 RW 01, Desa Pasir Muncang.

Amsiah pun mengeluhkan program tersebut lantaran sampai saat ini daun pintu belum terpasang.

"Sampai hari ini daun pintu belum terpasang. Kenek belum dibayar selama enam hari. Bagaimana itu pak," keluhnya. 


Hal senada dikatakan Ahmad, salah seorang penerima bantuan di Kampung yang sama.

"Saya sangat berterimakasih dengan adanya bantuan ini. Hanya saja kenapa tanggung-tanggung. Mendingan 10 unit dulu gantian agar masyarakat penerima program tidak direpotkan dengan harus mencari hutangan atas kekurangan dana agar bisa menyelesaikan rumah yang masih berantakan," ujarnya.

Didi Armadi, warga Kp Kepuh RT 04 RW 01 juga mengatakan hal yang sama.

"Saya masih menunggu daun pintu dan jendela. Untuk Spitank baru tadi siang diantar, dan belum dipasang pak, karena saya gak punya uang pak," keluhnya. 


Kepala Desa Pasir Muncang, Suwandi mengatakan, bahwa pihaknya sangat senang dengan adanya program bantuan bedah rumah yang diterima oleh warganya.

"Saya selaku Kepala Desa sangat senang dengan adanya program untuk masyarakat kecil seperti bedah rumah. Coba wartawan bisa gak membangun seperti itu," ucapnya dengan tergesa-gesa sambil berpamitan akan nonton sepak bola.

Cecep Kurnia, salah satu Staf Pemerintah Kecamatan Jayanti, Seksi Pemberdayaan Masyarakat mengatakan, bahwa hingga kini pihaknya masih bingung terkait program bedah rumah yang diterima oleh warga di wilayah Kecamatan Jayanti. 

"Saya juga binggung ini pak mau menjawab apa? Karena sampai hari ini, bentuk kordinasi teknisnya seperti apa, kita tidak paham pak? Untuk lebih jelasnya silahkan temui Masri selaku UPK-nya," ujarnya. (Andrey Amin)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »