Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Respon Cepat Aduan Wartawan, Polsek Balaraja Buru Pelaku Penganiayaan Wartawan

By On 11/22/2019 02:17:00 AM


TANGERANG, CULA1.ID - Kepala Kepolisian (Kapolsek) Balaraja, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Feby Harianto beserta jajarannya merespon cepat laporan Wartawan Media Onlien Cula1.Id atas nama Togar Butar Butar selaku korban terkait penyekapan dan ancaman pembunuhan yang dilakukan oleh pemilik Toko Obat yang berkedok Toko Kosmetik yang bernama Muksal pada Kamis malam, 21 November 2019, sekira pukul 5.00 Wib di Kp. Iwul RT 01 RW 02, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten.

Sekira pukul 10.00 Wib malam, lima anggota dari Polsek Balaraja diantaranya, Aipda Jajang S, Aipda Aryanto, Bripka I Swahyudi, Bripka Swahyudi, Bripka Mulyasan, Brigadir Jon Peter. 

Dipimpin langsung oleh Kapolsek meluncur cepat ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memburu pelaku penganiayaan dan langaung melakukan olah TKP, dan memasang garis Polisi (Police Line).

Salah seorang saksi utama, Agung Oktavia yang melihat secara langsung kejadian mengatakan, bahwa korban yang bernama Togar Butar Butar diancam menggunakan Badik oleh pelaku yang benama Muksal.

"Iya benar pelaku mengancam menggunakan Badik akan membunuh si Togar Butar," ujarnya sambil berucap "Udah Abang pulang aja duluan?," ucap Muksal.

Sementara itu, Rudi, salah seorang saksi lainnya mengatakan, bahwa dirinya melihat langsung kejadian tersebut.


"Saat itu, saudara Togar Butar Butar sedang berada di dalam Toko meminta pertolongan, dengan spontan saya langsung mendorong etalase dan merangkul korban dan membawa keluar toko. Namun masih dikejar oleh saudara Muksal sambil mengacung-ngacungkan Badik. Bahkan korban pun terjatuh dan kami lerai. Sehingga pelaku dapat melarikan diri," ujarnya. 

Atas kejadian tersebut, rekan-rekan dari berbagai Media Online maupun Cetak ramai-ramai mengadukan kasus ini ke Polsek Balaraja, dan dengan sigap menindaklanjuti kasus tersebut. (Andrey Amin)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »