Jurnal Kelestarian Bangsa

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Siapa Berani! Surat Tugas Pengelolaan Bongkar Muat Pasar di Wilayah Timur Rp.22 Juta

By On 11/20/2019 09:44:00 PM


SERANG, CULA1.ID - Saat bicara tentang pasar, secara definisi adalah pertemuan antara penjual dan pembeli untuk memperjualbelikan dagangannya. Namun di sebagian masyarakat dapat merupakan celah bisnis menggiurkan yaitu, pengelolaan dalam bentuk jasa seperti sewa tempat/lokasi, jasa kebersihan, jasa keamanan, dan jasa-jasa lainnya tentunya memberikan dampak ke sejumlah pihak sebagai pemberdayaan masyarakat serta Pemasukan Asli Daerah (PAD) melalui pajak retribusi.

Sayangnya dalam pengelolaan tersebut bila tidak bisa dikelola dengan baik akan menimbulkan persoalan baru di masyarakat. Juga rupanya tak mudah pula secara legal, selain harus mengocek uang atau biaya tak sedikit juga prosedur birokrasi yang dihadapi.

Seperti halnya dikatakan Eli Sujana, warga Cikande yang mengaku pernah mengelola sebagai koordinator ‘Bongkar Muat Barang di Pasar Banjar Cikande, Kabupaten Serang, Provinsi Banten’ harus merogoh kocek hingga puluhan juta rupiah.

“Melalui Ibu Umsiyah Kepala UPT Pasar Wilayah Timur Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Serang, biayanya sekitar Rp. 22 juta, bukti transfernya masih ada kok,” ujarnya.

Lanjut Eli Sujana, lain dari kepengurusan surat tugas, di setiap kunjungan pihak dinas tersebut dirinya pun acap kali harus menyiapkan sejumlah uang yang besarannya pun bisa dikatakannya tak tentu.

“Minimalnya Rp 1 juta, ada Rp 1,3 juta, bahkan juga lebih. Itu setiap Ibu Umsiyah beserta orang dinas datang untuk mengecek,” lanjutnya.

Diketahui kini pengelolaan Pasar Banjar Cikande telah diserahkan kepada pihak Desa Cikande dan telah di Perdeskan oleh Pemerintah Desa setempat.

Didatangi langsung ke Kantor Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan untuk menemui Kepala UPT Pasar Wilayah Timur atau pihak Dinas, sayangnya diketahui bahwa pihak berkompeten dimaksud tidak berada di tempat.

“Semuanya sedang berada di Bogor pak, acara dinas luar, mungkin besok sudah pulang,” ucap salah seorang pegawai, Selasa, 20 November 2019. (rd/sn)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »