Jurnal Kelestarian Bangsa

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Terancam Ditutup Total, Disposal Linduk Terpaksa Dioperasikan

By On 11/16/2019 07:01:00 PM


SERANG, CULA1.ID - "Sungguh terpaksa aku merasa, mengharapkan tuan bermurah hati," demikian sebait lagu Roma Irama, Sang Raja Dangdut yang patut diberikan kepada Calo Disposal PT. Dwi Krida Sempana.

Ketua Bidang Lingkungan Hidup, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Provinsi Banten, Adhisena Nugraha mengatakan, bahwa peranannya proyek BBWSC3 Banten di Kalimati Pontang di dalam kegiatan adanya kebutuhan lahan Disposal, mengingat besarnya kebutuhan, PT.DKS berikan ruang terbuka pada peran lingkungan diperbantukan dalam kemudahan pelaksanaan dimana untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Sampai peran Kades Pontang ikut ambil bagian selaku penguasa wilayah, karena segala sesuatunya kegiatan PT.DKS dalam penggunaan lahan mesti diketahui dan tercatat pada administrasi desa, namun lain halnya suatu proyeksi tambahan kesibukan yang menjanjikan dan setimpal terhadap jasa.

Diketahui, dalam catatan kebutuhan lahan Disposal, dari 7 titik lahan Disposal yang dikerjakan 50% referensi Kades Pontang, seperjalanan waktu Kades Pontang menerima kritikan dari kelembagaan juga konfirmasi wartawan, terkait keterikatannya pada Disposal Linduk yang pernah disituasikan.

Melanjuti berita sebelumnya tentang warga Linduk menolak lahannya dijadikan tempat lumpur Disposal, alasan adanya tekhnis terbalik pemilik lahan dibebankan biaya. 

Semestinya pihak pelaksana memberikan biaya konfensasi dan dinyatakan penerimaan biaya konfensasi diterima langsung yang ditandatangani dalam berita acara pernyataan.

Masih menurut adhisena, sebelumnya, lokasi Disposal Linduk hampir ditutup total mengingat adanya penanggalan etika bisnis yang diduga masih nyangkut.

Jadi bila titik Disposal Linduk kembali dioperasikan, sesungguhnya mudah saja, pihak pengadaan (calo) atau yang terkait hubungannya, mengalami tekanan presure dari pihak penerima kebutuhan baik pelaksana maupun pemilik lahan yang sudah mengeluarkan biaya untuk pekerjaan tersebut.

"Artinya, terhentinya pekerjaan pada pekerjaan Disposal Linduk, 3 pihak mengalami kerugian, kerugian materiil, waktu dan kredibilitas atas jabatannya, dengan itu pengembalian dioperasikannya untuk lokasi Disposal Linduk adalah penyelamatan secara keseluruhan, dan penguatan untuk saling merahasiakan," ungkapnya sambil memperlihatkan form pernyatan konfensasi aslinya dua rangkap. (Andrey)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »