Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Waduh! Ada Pabrik Siluman di Kp. Peteuy Desa Tobat Balaraja

By On 11/25/2019 04:08:00 AM


TANGERANG, CULA1.ID - Hari gini masih aja ada perusahaan atau pabrik yang tidak memiliki plang nama.

Dugaan tidak taat peraturan bahkan disinyalir melecehkan pemerintah dilakukan pengusaha (pemilik-red)  pabrik "Siluman" tersebut salah satunya di Kp. Peteuy RT 06 RW 01, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten.

Diketahui, perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan tinta cair tersebut memiliki 30 karyawan yang terdiri dari 20 orang karyawan Harian Lepas (HL) dan 10 orang karyawan tetap berikut tenaga ahli dengan upah UMR.

Pabrik yang beroperasi kurang lebih 10 tahun yang lalu tersebut banyak menuai protes dari warga.

Salah seorang warga setempat, Ahmad Gozali atau yang lebih akrab disapa Ibenk yang juga mantan Ketua RT mengatakan, bahwa pabrik tersebut tidak bisa merekrut karyawan
yang baru karena sudah ada yang lebih terdahulu.

"Pihak perusahaan juga sudah berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat, Eman Suherman. Pabrik ini sangat sulit bagi masyarakat yang ingin mencoba menitipkan lamaran kerja. Perusahaan hanya mempekerjakan orang jauh, dari pada warga sekitar," ujarnya.

Di tempat terpisah, salah seorang aktivis buruh yang juga warga Kp. Peteuy, Aef Kumis mengatakan, bahwa pabrik tinta tersebut diduga kuat banyak menyalahi peraturan Perundang-Undangan salah satunya Undang-Undang Ketenagakerjaan.

"Bahkan pihak perusahaan diduga dibekingi oleh oknum Kepolisian," ujarnya. 

Pantauan awak media pada Kamis, 21 November 2019, pukul 04.00 Wib, dan ketika awak media mencoba mengunjungi pabrik tersebut, seseorang yang diketahui bernama Rohani mengenakan seragam TNI membuka pagar pintu pabrik tersebut.

Awak media pun menanyakan aktivitas pabrik tersebut.

"Benar ini pabrik tinta pak?," ujar awak media. 

"Yaa benar," ujar Rohani. 

Rohani pun menampik bahwa terkait informasi yang banyak beredar di masyarakat bahwa pabrik tersebut hanya mempekerjakan orang jauh saja.

Saat ditanyakan terkait nama perusahaan, Rohani mengatakan bahwa nama perusahaan tersebut adalah PT. Sancrem Industrial Pertiwi

Terkait plang nama perusahaan, Rohani juga mengatakan bahwa plang nama perusahaan berada di dalam.

Kenapa ada di dalam, apakah ini untuk menghindari pajak Iklan atau Reklame? Rohani pun enggan menjawab. (Andrey Amin)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »