Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Warga Cikande Ancam Tutup Kegiatan Proyek Urugan Pabrik Diduga Tak Berizin

By On 11/23/2019 07:16:00 PM


TANGERANG, CULA1.ID - Warga dan pengguna jalan resah akibat proyek urugan tanah merah yang terletak di Km 37 Kp. Pargi RT 03 RW 04, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten.

Pasalnya, kegiatan pengurugan tanah merah untuk pembangunan pabrik dan gudang tersebut berdampak pada kondisi jalan yang licin bila hujan turun, dan berdebu, bahkan rawan kecelakaan.

Pantauan awak media di lokasi proyek pengurugan tersebut, sejumlah kendaraan dump truk pengangkut tanah merah hilir mudik.

Bahkan, informasi yang diperoleh awak media pada Jum'at malam, 22 November 2019, sekira pukul 10.00 Wib, dua pengendara sepeda motor tergelincir dan jatuh yang menyebabkan luka ringan di depan lokasi proyek pengurugan.

Salah satu warga Parigi yang juga Ketua Karang Taruna Desa Parigi yang akrab disapa Peped mengatakan, bahwa kegiatan proyek pengurugan tersebut ketika musim hujan banyak banyak sepeda motor yang jatuh tergelincir karena jalan menurun dan bergelombag.

"Walaupun sudah ada upaya pembersihan dengan membayar beberapa orang, tetap aja licin," keluhnya. 


Terpisah, Camat Cikande, Muhamad Agus mengatakan, bahwa kegiatan pengurugan tersebut tidak ada izinnya. 

"Tidak ada ijinnya pak, karena Kecamatan tidak mengeluarkan izinnya," ujar Camat saat dihubungi awak media melalui pesan WhatApp, Sabtu, 23 November 2019.

Akibat proyek urugan tersebut, warga dan pengguna jalan resah dan meminta pihak Kepolisian menertibkan dan menindak kendaraan pengangkut tanah merah tersebut serta menutup aktivitas pengurugan tersebut. 

Sementara itu, Kapolsek Cikande, Kompol Sugeng Pamuji mengatakan, bahwa pihaknya sudah ke lokasi kegiatan pengurugan tersebut, namun tidak bertemu pihak pengurus proyek tersebut. 

"Iya tadi saya sudah ke lokasi, tapi tidak ketemu dengan pengurusnya," ujarnya singkat saat dihubungi awak media melalui pesan WhatApp, Sabtu, 23 November 2019. (Andrey Amin)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »