Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ketinggian Lean Concrete Peningkatan Jalan Pontang - Kronjo - Mauk Diduga Bervariasi

By On 10/18/2020 02:58:00 PM

Penulis : Redaksi

TANGERANG, Cula1.ID - Kegiatan dan pembangunan Ruas Jalan Wilayah Utara tahun 2020 - 2021 peningkatan Jalan Pontang - Kronjo - Mauk (PKM) yang sedang dikerjakan CV. Berdikari Jaya dengan nomor kontrak ADD.K02/600/0918.01/SPK/PJ-PKM/BBM/DPUPR/IX/2020 dan biaya mencapai Rp 7.438.134.400,00 yang bersumber dari APBD P - Pendanaan Daerah PT. SMI T.A 2020 dan APBD T.A 2021, waktu pelaksanaan 180 hari kalender dan masa pemeliharaan 365 hari kalender. 

Kegiatan tersebut pemenang lelangnya adalah CV. Berdikari Jaya yang beralamat di Kadusumbul 04/05, Pegadungan, Karangtanjung, Pandeglang, dengan panjang penanganan 1.30 Km dan metode kerja pembongkaran beton lama diganti dengan kontruksi Beton FS'45 + wiremesh dengan lebar 7 meter, ketebalan rigid pavement 25 centimeter.

Lean concrete atau disebut LC adalah lantai kerja untuk pekerjaan rigid pavement, sehingga lapisan ini bukan termasuk lapisan struktur. Namun wajib ada sebelum pekerjaan beton (rigid) dan fungsinya hanya sebagai lantai kerja agar air semen tidak meresap ke dalam lapisan bawahnya.

Ketika dikonfirmasi perwakilan dari CV. Berdikari Jaya Eli mengatakan bahwa kegiatan ini baru berjalan 1 bulan, pihaknya sudah melakukan Rapid Test di Puskesmas Baros, Kabupaten Serang dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Untuk hasil rapid test petukang, itu ada sama bos saya," kata Eli di lokasi kegiatan Segmen III, Sabtu (17/10/2020).

Untuk kegiatan peningkatan Jalan PKM, Eli menjelaskan bahwa untuk material sudah dilakukan uji laboratorium, ketinggian lean concrete mencapai 10 centimeter, ketinggian rigid pavement 25 centimeter dan hari ini kami lakukan gelaran LC sepanjang 250 meter.

"Apabila ada ketinggian LC yang kurang dari 10 centimeter nanti akan saya tambahkan lagi agregatnya," jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua LSM Grak Indonesia DPD Provinsi Banten Arohman Ali menuturkan, seharusnya pihak pelaksana dalam melaksanakan suatu kegiatan harus sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB) dan metode pelaksanaan yang sudah ditentukan sebelum kegiatan itu dilaksankan.

"Kalau memang di RAB ketinggian LC 10 cm, berarti dilapangan juga harus sesuai, yakni 10 cm dan jangan dikurangi lagi," ucapnya.

Masih kata Ali, setelah saya lihat foto dan saya kalkulasi dengan nilai rata-rata ketinggian LC yang digelar pada Segmen III dengan panjang 250, yakni ketinggian hanya 7 cm. Dikarenakan setelah tarik benang secara zig zag, untuk ketinggian LC samping kanan 7 cm, tengah 7 cm dan sebelah kiri 5 cm.

"Dengan adanya ketinggian LC yang bervariasi setelah diukur, saya menduga pelaksana dilapangan telah mencuri ketinggian LC 3 cm dari yang seharusnya 10 cm," tambahnya.

Selanjutnya Ali mengharapkan dengan adanya temuan ketinggian LC yang bervariasi dan tidak adanya uji sandcone (kepadatan) untuk agregat, ia mengharapkan kepada konsultan pengawas, Pelaksana Teknis (Peltek) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Bina Marga DPUPR agar secepatnya turun kelokasi.

"Saya meminta kepada instansi terkait agar melakukan tindakan terhadap dugaan ketinggian LC yang bervariasi di Peningkatan Jalan Pontang - Kronjo - Mauk di STA 0+0 Segmen III Kronjo - Mauk," harapnya.

Hasil pantauan media dilokasi, nampak hamparan agregat tidak dibasahi sebelum dipadatkan, pada titik STA 0+0 Segmen III (Kronjo - Mauk) terdapat ketinggian gelaran Lean Concrete sepanjang 250 meter bervariasi mulai dari 5 centimeter sampai dengan 7 centimeter, diduga pada Segmen III terdapat puing-puing pembongkaran beton lama dan digunakan kembali untuk pemadatan.

Padahal sudah dijelaskan dalam metode pelaksanaan pekerjaan peningkatan Jalan Pontang - Kronjo - Mauk, Divisi 5 perkerasan berbutir Lapis Pondasi Agregat B urutan kerjanya adalah agregat B dikirim dari Quarry langsung ke lokasi pekerjaan dengan menggunakan dump truck, agregat B yang telah dikirim, dihampar menggunakan Motor Grader, hamparan agregat dibasahi dengan Water Tank Truck sebelum dipadatkan dengan Vibratory Roller dan selama pemadatan, sekelompok pekerja akan merapikan tepi hamparan dan level permukaan dengan menggunakan alat bantu.


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

1 comment: