Jurnal Kelestarian Bangsa

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pemberitaan Klarifikasi PT. Frans Putrs Textile Diduga Langgar KEJ

By On 10/19/2020 07:11:00 PM

Penulis : Redaksi



SERANG, Cula1.ID - Terkait dengan pemberitaan klarifikasi PT. Frans Putra Textile yang tayang pada salah satu media online beberapa waktu yang lalu, Wakil Ketua Persatuan Wartawan Serang Timur (Perwast) Mansar menilai bahwa apa yang telah dilakukan oleh pihak perusahaan dan oknum media online tersebut diduga sudah melanggar Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

Ralat, koreksi, dan hak jawab mengacu pada Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Hak Jawab yang ditetapkan oleh Dewan Pers.

“Ralat, koreksi dan atau hak jawab wajib ditautkan pada berita yang diralat, dikoreksi atau yang diberi hak jawab. Di setiap berita ralat, koreksi, dan hak jawab wajib dicantumkan waktu pemuatan ralat, koreksi, dan atau hak jawab tersebut," kata Mansar seperti dikutip dari media online aktualbanten.com, Senin (19/10/2020).

Selanjutnya Mansar menjelaskan, bila suatu berita media siber tertentu disebarluaskan media siber lain, maka tanggung jawab media siber pembuat berita terbatas pada berita yang dipublikasikan di media siber tersebut atau media siber yang berada di bawah otoritas teknisnya.

"Koreksi berita yang dilakukan oleh sebuah media siber juga harus dilakukan oleh media siber lain yang mengutip berita dari media siber yang dikoreksi itu," jelasnya.

Media yang menyebarluaskan berita dari sebuah media siber dan tidak melakukan koreksi atas berita sesuai yang dilakukan oleh media siber pemilik dan atau pembuat berita tersebut, bertanggung jawab penuh atas semua akibat hukum dari berita yang tidak dikoreksinya itu.

Masih kata Mansar, di dalam Kode Etik Jurnalistik Pasal 11 disebutkan wartawan Indonesia melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional. Begitu juga dengan hak koreksi adalah hak setiap orang untuk membetulkan kekeliruan informasi yang diberitakan oleh pers, baik tentang dirinya maupun tentang orang lain.

“Pada point C, proporsional berarti setara dengan bagian berita yang perlu diperbaiki. Aturan ini juga tertuang dalam pedoman media siber yang tercantum pada point 4 yakni ralat, koreksi, dan hak jawab,” tambahnya.

Oleh sebab itu, Mansar menilai berita klarifikasi PT. Frans Putra Textile yang ditayangkan oleh salah satu oknum media online diduga tidak sesuai dengan ketentuan pedoman Media Siber.

“Klarifikasi atau hak jawab harus dan wajib dinaikkan seutuhnya dan menautkan pada berita yang diralat, dikoreksi atau yang diberi hak jawab,” tutupnya.

Terpisah, Humas PT. Frans Putra Textile, Muhayat menyangkal bahwa klarifikasi pemberitaan di salah satu media online tersebut tidak resmi.

"Ya itu tidak resmi, dan tidak ada tembusan ke kami. Sekali lagi kami tegaskan bahwa klarifikasi pemberitaan tersebut tidak resmi, dan bukan kami yang mengeluarkan klarifikasi tersebut," kilahnya kepada awak media.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »