Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

PT. Cipta Bajasakti Cemerlang Diduga Abaikan Amdal

By On 10/17/2020 01:23:00 PM

Penulis : Amroji


SERANG, Cula1.ID - PT. Cipta Bajasakti Cemerlang yang berlokasi di Jalan Cikande - Songgom Jaya, Desa Songgom Jaya Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang diduga telah mengabaikan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) sehingga mengakibatkan beberapa rumah warga terendam banjir.

Amdal adalah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan atau kegiatan di Indonesia.

Analisis dampak lingkungan ini dibuat saat perencanaan suatu proyek yang diperkirakan akan memberikan pengaruh terhadap lingkungan hidup di sekitarnya. Yang dimaksud lingkungan hidup di sini adalah aspek abiotik, biotik dan kultural.

Dimana dasar hukum analisis dampak lingkungan di Indonesia adalah Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2012 tentang "Izin Lingkungan Hidup" yang merupakan pengganti PP 27 Tahun 1999 tentang Amdal. Amdal telah dilaksanakan sejak 1982 di Indonesia.

Salah satu rumah yang terdampak banjir luapan lumpur yakni warga Kampung Cilotik 05/01, Desa Songgom Jaya, H. Roji mengatakan bahwa setiap hujan turun, pekarangan rumah beserta warga yang lain terendam banjir.

"Mungkin dikarenakan minimnya pembangunan drainase yang dilakukan PT. Cipta Bajasakti Cemerlang, sehingga warga yang lokasinya tidak jauh dari pabrik pasti terendam banjir," kata H. Roni kepada awak media, Jum'at (16/10/2020).

Senada diungkapkan Kepala Desa Songgom Jaya Muhtadi menjelaskan banjir yang selalu menggenangi rumah warga ketika air hujan turun diduga pemasangan drainasenya tidak sesuai.

"Pembangunan drainase yang di bangun oleh perusahaan waktu itu diduga tidak sesuai teknis. Pada akhirnya air meluap ke jalan dan rumah warga," jelasnya.

Muhtadi menambahkan, selain rumah warga yang terendam banjir, komplek Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ma'arif pun terdampak, untungnya tidak masuk kedalam ruangan hanya di depan pekarangan saja.

Semenjak adanya pembangunan pabrik, apabila turun hujan dampaknya rumah warga selalu kebanjiran. Padahal sebelum ada pembangunan, tidak terjadi banjir seperti ini dan warga pun berharap ada tindakan perhatian dari pihak perusahaan.

"Sebelum ada perusahaan tidak terjadi seperti ini, sekarang adanya perusahaan bukan ada manfaat tapi malah bikin sekarat," tambahnya.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »