Jurnal Kelestarian Bangsa

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Faktor Human Error, Pasangan TPT Jalan Cikande - Binuang Diduga Tidak Sesuai Spek

By On 11/07/2020 01:06:00 PM

Penulis : Lahudin









SERANG, Cula1.ID - Hasil pasangan batu Tembok Penahan Tanah (TPT) pada kegiatan peningkatan Jalan Penghubung Kecamatan Cikande - Binuang (2020-2021) yang sedang dikerjakan PT. Banten Kidul Jaya Utama (BKJU) diduga tidak sesuai dengan spek.

Pantauan media dilokasi, program pekerjaan Multi Years yang bersumber dari APBD Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Serang tahun anggaran 2020-2021 dengan nilai Rp 23.940.000.000, nomor kontrak 620/17-PK.3687245/SPK/MY.CKD-BNG/PPK-BM/DPUPR/2020 pada pasangan batu pondasi TPT hanya ditumpuk dan tidak menggunakan adukan, sehingga nampak adanya celah berlubang antara pasangan tumpukan batu.

Ketika dikonfirmasi, pelaksana PT. BKJU Wawan mengatakan untuk pemasangan batu seperti itu tidak dibenarkan. Maka dari itu, tenaga ataupun petukangnya sudah kami off (berhenti) dan pekerjaan tersebut dibongkar kembali.

"Setahu saya, saya perintahkan apabila ada pekerjaan yang kurang baik supaya dibongkar dan dipasang ulang dengan benar dan sesuai spek yang sudah ditentukan," kata Wawan via pesan WhatsApp, Sabtu (07/11/2020).

Wawan menambahkan, semua pekerjaan yang tidak baik, tenaga tidak ikut aturan perusahaan akan diminta dibongkar serta dipasang ulang dengan benar sesuai spek dan tenaga kerja sebagian menggunakan orang setempat. Secara pengawasan dari kami ada standbye dilapangan dan ada konsultan pengawas. 

"Adapun dalam pengerjaan pekerjaan di manapun Human Error pasti ada, tetapi kami selalu memerintahkan pekerjaan sesuai spek, tidak masuk spek kami perintahkan bongkar," tambahnya.



Terkait dengan hasil pasangan batu TPT yang hanya ditumpuk tanpa adanya adukan, Wawan menjelaskan jika memang ada faktor kesengajaan, justru kami rugi dua kali biaya. Karena pekerjaan tersebut saat di opname bersama dengan Dinas, pasti pekerjaan tersebut tidak akan diterima.

"Setelah di cek dan diukur bersama, yang tidak sempurna dan harus dibongkar ada 50 meter. Semua kerjaan yang tidak baik, pekerja tersebut sudah kami off semua, karena pekerja yang bukan ahlinya," jelasnya.

Untuk diketahui, Tembok Penahan Tanah (TPT) adalah suatu bangunan yang berfungsi untuk menstabilkan kondisi tanah tertentu yang pada umumnya dipasang pada daerah tebing yang labil. Dengan kata lain merupakan pasangan batu yang dilekatkan dengan campuran semen, pasir dan air untuk melindungi tebing dari keruntuhan tanahnya.

Dengan adanya dugaan terkait pasangan batu tidak sesuai spek pada kegiatan TPT Jalan Penghubung Kecamatan Cikande - Binuang, diharapkan kepada pihak Konsultan Pengawas beserta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang bidang Bina Marga agar secepatnya melakukan monitoring dan tindakan terhadap kegiatan tersebut.


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »