Jurnal Kelestarian Bangsa

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Terkait Kecelakaan Kerja, Manager PT. AST Akui Peralatan K3 Belum Memadai

By On 11/03/2020 09:47:00 PM

Penulis : Asep

SERANG, Cula1.ID - Terkait dengan adanya kejadian kecelakaan kerja yang merenggut nyawa salah satu karyawan berinisial Z, Manager PT. Advance Smelting Technology (AST) Asep Maulid Taufik mengakui bahwa peralatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) belum memadai.

Hal itu disampaikan Asep kepada awak media, ia menerangkan bahwa sejak beroperasinya perusahaan ini sudah menerapkan Undang-undang tentang K3, akan tetapi peralatan yang disediakan belum cukup memadai untuk digunakan oleh karyawan.

"Semua karyawan sudah kami daftarkan di Jamsostek, untuk korban meninggal dunia, sedang kami urus BPJSnya," terangnya di Mapolsek Cikande, Selasa (03/11/2020).

Pada saat kejadian kecelakaan kerja yang menimpa korban, Asep menjelaskan bahwa dirinya sedang berada jauh dari tempat jatuhnya korban dari ketinggian 6 meter, sehingga ia tidak tahu persis apakah korban menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) atau tidak.

"Disaat saya mendampingi korban di dalam mobil, saya tidak melihat adanya APD, mungkin sudah dicopot. Saya pun tidak melihat kalau ada anak buah saya diatas sana untuk memasang asbes, karena untuk pekerjaan sebenarnya sudah diborongkan," jelasnya.

Masih kata Manager PT. Advance Smelting Technology, sekira pukul 12.35 WIB nyawa korban tidak tertolong pada saat dibawa ke Rumah Sakit Sari Asih, Serang. Karena sebelum dibawa ke RS, korban sempat dibawa ke Klinik dan RS. Hermina di Ciruas.

"Awalnya kita bawa ke Klinik Gandi, berhubung peralatannya tidak memadai, kita bawa ke RS. Hermina, di Hermina ditolak dengan alasan kamar penuh. Selanjutnya dibawa ke RS. Sari Asih, namun korban meninggal dunia," imbuhnya.

Mengingat, pada dasarnya setiap pekerja mempunyai hak untuk mendapatkan perlindungan atas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dimana hal itu disebutkan dalam Pasal 86 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »