-->

Jurnal Kelestarian Bangsa

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Instansi Terkait Diminta Tindak Tegas Keberadaan Warung Remang-remang

By On 1/09/2021 10:08:00 AM

Foto : Ilustrasi







SERANG, CULA1.ID - Terkait dengan adanya kegiatan bisnis prostitusi ilegal yang diduga kian merajalela, kini para pelaku bisnis kenikmatan itu menyebar di berbagai titik dengan modus warung remang-remang. 

Nampaknya, dengan adanya kondisi di masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sekarang ini, sepertinya tidak menjadi halangan bagi para wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) untuk mencari nafkah dengan cara menjual tubuhnya kepada para pelanggannya.

Seperti halnya keberadaan warung remang-remang yang berlokasi di sepanjang Jalan Nasional Jakarta - Serang. Mulai dari wilayah perbatasan Desa Parigi hingga ke wilayah perbatasan Desa Leuwilimus, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang membuat resah beberapa warga sekitar.

Seperti yang dikatakan warga Cikande berinisial DI, dirinya merasa resah dengan adanya kegiatan esek-esek yang berada di wilayahnya dan meminta agar warung remang-remang itu segera dibubarkan.

"Saya merasa malu, karena wilayah saya sudah dikotori dengan adanya kegiatan prostitusi ini," katanya, Jum'at (08/01).

Masih kata warga, terkait adanya warung remang-remang yang diduga di jadikan tempat prostitusi, dirinya mengharapkan agar lokasi itu segera dibubarkan.

"Harapan saya tempat-tempat itu di bubarkan dan para PSKnya di bina oleh Dinas Sosial agar menjadi manusia yang lebih baik lagi, dan bisa mencari nafkah dengan cara yang halal," tambahnya.

Senada diungkapkan Ketua DPD LSM Penjara Banten Rasmidi S.H, dirinya meminta kepada instansi terkait untuk menindak dan membubarkan warung remang-remang yang diduga sudah meresahkan warga sekitar.

"Saya meminta agar instansi terkait segera turun tangan dan bisa mengambil sikap terkait adanya kegiatan prostitusi," ungkapnya.

Hasil pantauan dilokasi, Jum'at (08/01) malam, warung remang-remang dibuka mulai pukul 19.00 WIB dan nampak seorang Mucikari atau Mamih yang sedang menawarkan wanita pekerja seks komersial, dimana untuk harga yang ditawarkan bagi para PSK yakni Rp 150.000 - Rp 300.000 perwanita.

Pekerja Seks Komersial (PSK) adalah para pekerja yang bertugas melayani aktivitas seksual dengan tujuan untuk mendapatkan upah atau uang dari yang telah memakai jasa mereka tersebut. 

Dalam literatur lain juga disebutkan bahwa pengertian PSK adalah wanita yang pekerjaannya menjual diri kepada banyak laki-laki yang membutuhkan pemuasan nafsu seksual, dan wanita tersebut mendapat sejumlah uang sebagai imbalan, serta dilakukan diluar pernikahan.

Pengertian PSK sangat erat hubungannya dengan pengertian pelacuran, PSK menunjuk pada orangnya, sedangkan pelacuran menunjukkan perbuatan.


Penulis : Asep, A.  |  Editor : Lahudin

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »