-->

Jurnal Kelestarian Bangsa

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kaukus LH Serang Raya : Sampah Bukan Warisan

By On 1/25/2021 09:17:00 AM




SERANG, CULA1.ID - Ketua Umum Kaukus Lingkungan Hidup Serang Raya Anton Susilo menolak keras dengan adanya Memorandum Of Understanding (MoU) antara Kota Serang dan Kota Tangerang Selatan tentang penampungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

Anton mengatakan, MoU atau nota kesepahaman yang dilakukan Kota Serang dan Kota Tangsel terkait sampah yang mencapai 400 Ton perhari, pastinya akan menimbulkan jeritan luka yang akan dirasakan masyarakat Kota Serang, khusus di Kecamatan Takatakan.

"Padahal Kota Serang dan pendamping Kabupaten Serang membuang sampah di TPA Cilowong perhari kurang lebih mencapai 300 ton. Itu juga belum optimal, masih banyak sampah berserakan," kata Ketum Kaukus LH Serang Raya, Senin (25/1).

Menurut Anton, seharusnya Kota Serang melakukan inovasi di TPA tersebut dan harus ada perubahan pola pemikiran, seperti kemanfaatan tentang sampah plastik itu bisa menjadi batako plastik dan lantai dari cucian plastik bisa membuat MP3 dan MP4 untuk pupuk pertanian.

"Kenapa sekarang malah membuat nota kesepahaman dengan Kota Tangsel," imbuhnya.

Selanjutnya Anton menambahkan, seharusnya Pemerintah Kota Serang mensejahterakan masyarakatnya, tapi kenapa secara tidak sadar malah menciptakan penyakit atau bau tidak sedap dari sampah yang ada di TPA Cilowong.

"Sampah seharusnya di kelola dengan baik dan Pemkot Serang harus berani melakukan inovasi, bukan berarti harus menambah daya tampung sampah dari Kota Tangsel," tambahnya.

Anton menjelaskan, luas TPA Cilowong kurang lebih 25 hektar, apakah daya tampung tersebut mencukupi dengan beban perhari diperkirakan 700 ton dari Kota Serang, Kota Tangsel dan Kabupaten Serang.

"Seharusnya Pemkot Serang melakukan uji terlebih dahulu dan jangan tergesa-gesa dalam menyikapi dan mendatangani kerjasama tentang pembuangan sampah di TPA Cilowong," jelasnya. 

Masih kata Anton, kami dari Kaukus Lingkungan Hidup Serang Raya menolak keras dengan adanya MoU  yang dilakukan Pemkot Serang dan Kota Tangerang Selatan. Dan berharap kepada Walikota Serang dan jajaranya agar dipikir ulang sebelum menerima sampah kiriman dari Kota Tangsel.

"Karena sampah bukan warisan dan tidak bisa di wariskan. Terlebih slogan Kota Serang yakni Kota Madani, bukan kota sampah," tutupnya.

Penulis : Lahudin

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »