-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pasca Bencana Longsor, Solmet Adakan Kegiatan Baksos

By On 1/31/2021 12:26:00 AM

DPN Solmet dan perwakilan dari beberapa daerah berikan bantuan kepada korban bencana di Kabupaten Sumedang



JAWA BARAT, CULA1.ID - Pasca bencana longsor yang terjadi di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada Sabtu (9/1/2021) lalu, Dewan Persaudaraan Nasional (DPN) Solmet melakukan kunjungan dan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) di lokasi bencana.

Turut hadir pada kegiatan Baksos yakni Ketua Umum DPN Solmet Silfester Matutina beserta rombongan dan perwakilan Solmet dari beberapa daerah seperti DPD Jakarta Utara, Depok dan DPW Banten.

Silfester Matutina mengatakan, kegitan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian bagi para korban bencana longsor dan merupakan hasil kolaborasi antara DPN Solmet dengan Alron Group Brabus Indonesia Peduli, Bio Spray dan Mercantile Athletic Club. 

"Kami menyalurkan bantuan berupa beras serta uang tunai dan langsung diterima oleh korban banjir dan longsor. Dimana bantuan ini disalurkan untuk korban luka ataupun korban meninggal dunia," kata Ketum DPN Solmet di Desa Sukadan, Kecamatan Cimanggung, Sabtu (30/1/2021) seperti di langsir dari serangtimur.co.id.

Silfester Matutina yang akrab disapa dengan Bang Sil menambahkan, selain memberikan bantuan, dirinya beserta rombongan memberikan motivasi kepada para korban agar tetap semangat menghadapi cobaan yang telah terjadi.

"Bapak daI ibu jangan patah semangat, masih ada kita sesama warga Indonesia yang sangat peduli kepada kalian semua. Dan Solmet akan berupaya meringankan beban yang Bapak dan Ibu rasakan," tambahnya.

Sementara itu, salah satu korban Rismana mengucapkan banyak terima kasih kepda Solmet yang telah memberikan bantuan terhadap dirinya dan korban yang lainnya.

"Dengan adanya bantuan ini, kebutuhan bagi kami merasa diringankan," ucapnya.

Di tempat yang sama, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Cimanggu Dewa Nugraha menerangkan, ada enam desa yang terkena bencana banjir dan longsor di Kecamatan Cimanggu yang terjadi beberapa hari yang lalu.

"Berdasarkan informasi dari Puskesmas Cimanggu, ada 35 orang korban luka, sedangakan korban meninggal dari data yang terdaftar di BPBR dan Basarnas Kabupaten Sumedang mencapai 40 orang," terangnya.

Penulis : Redaksi/Suprani | Editor : Lahudin

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »