-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kasus Pembunuhan Terhadap Tukang Sayur Terungkap, Polisi Berhasil Ringkus Pelaku

By On 2/12/2021 01:39:00 PM

Kapolres Serang AKBP Mariyono saat Konferensi Pers di Mapolres Serang, Jum'at (12/2/21)



SERANG, CULA1.ID - A (26) warga Kayu Areng, Desa Parigi, Kecamatan Cikande akhirnya tak bisa berkutik setelah diamankan Tim Resmob Polres Serang Kabupaten di sebuah gubuk tempat persembunyian tersangka, Kamis (11/2/21).

Saat ditangkap, tersangka merupakan pelaku pembunuhan terhadap korban (Marsah-red) yang kesehariannya sebagai pedagang sayur ini sempat melawan tim Resmob yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Serang Kabupaten AKP David Adhi Kusuma, sehinga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur.

Dalam gelar Konferensi Pers di Mapolres Serang, Kapolres Serang AKBP Mariyono mengatakan berkat kegigihan tim Resmob dilapangan, dalam waktu 3 X 24 jam berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap Marsah (43) warga Kampung Bojong, Desa Bakung, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang yang terjadi pada Selasa (9/2/2021) kemarin.

"Pelaku berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya di sebuah gubuk sekitar Desa Parigi," katanya, Jum'at (12/2/21).

Dijelaskan Kapolres, korban merupakan ibu rumah tangga memiliki suami dan 4 orang anak yang kesehariannya sebagai pedagang sayur dan dibunuh oleh tersangka A akibat pengaruh minuman keras yang di konsumsinya bersama beberapa temannya.

"Jadi motif pembunuhan yang dilakukan akibat dalam pengaruh minuman keras," jelas AKBP Mariyono didampingi Kasat Reskrim AKP David Adhi Kusuma.

Selain dibunuh, korban sempat di setubuhi oleh pelaku dalam keadaan sudah meninggal dunia sebanyak satu kali. Dan setelah itu pelaku meninggalkan korban di TKP di sebuah parit tidak jauh dari rumah korban.

"Pelaku sempat kabur, namun kembali lagi ke tempat persembunyiannya. Dan saat tim mengetahui keberadaan lokasi tersangka, langsung dilakukan penangkapan," tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Serang AKP David Adhi Kusuma mengungkapkan bahwa pelaku merupakan residivis yang pernah melakukan tindak pindana penganiayaan, juga kerap melakukan perbutan yang meresahkan di wilayah tempat tinggalnya.

"Pelaku tidak bekerja dan pernah melakukan tindak pidana sebelumnya," ungkap Kasat Reskrim.

AKP David menambahkan, motif pelaku melakukan pembunuhan diawali niat ingin menyetubuhi korban karena pengaruh minuman keras yang di konsumsinya dan tidak ada niat untuk menguasai barang milik korban. 

"Karena melawan, pelaku membunuh korban dengan cara mencekik leher korban sebanyak lima kali," pungkasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP dan diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

Penulis : Asep 

Editor : Lahudin



Next
« Prev Post
Previous
Next Post »