-->

Jurnal Kelestarian Bangsa

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Karyawan PT. Prima Jaya Multicon Tewas Tertimpa Selcon Panas

By On 3/03/2021 06:52:00 AM




SERANG, CULA1.ID - Kecelakaan kerja terjadi di PT. Prima Jaya Multicon, berlokasi di Kampung Kawoyang, Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten mengakibatkan 1 orang pekerja meninggal dunia dan 1 orang mengalami luka berat, Rabu (3/3/21) dini hari.

Menurut saksi mata, kronologi kejadian terjadi saat semua karyawan bekerja seperti biasa. Ketika pukul 03.00 dini hari WIB terdengar suara keras jatuh dari atas dan saat dilihat, tumpukan bata hebel atau bata ringan ambruk yang menimpa karyawan.

"Kejadian itu menimpa 2 karyawan," kata saksi mata," kata salah satu karyawan.

Ditambahkan, kecelakaan kerja ini mengagetkan karyawan disekitar lokasi kejadian tersebut. Salah satu korban meninggal dunia yakni AR bekerja dibagian mesin Packing Plant dua.

"Korban tertimpa bata hebel yang terlepas dari mesin pengangkut bata hebel," tambahnya.

Dijelaskan, bata hebel tersebut menimpa kepala korban dan korban meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSUD Lebak. Sedangkan untuk korban luka-luka adalah AL yang mengalami luka memar pada bagian dada sebelah kanan dan tangan sebelah kanan.

"Informasi dari HRD yang mengantar, untuk korban luka-luka masih dirawat di RSUD Lebak," jelasnya.

Sementara itu, Ade warga sekitar mengungkapkan bahwa sistem kerja di PT. Prima Jaya Multicon diduga banyak sistem-sistem yang tidak mengikuti aturan dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Terkadang perusahaan itu membuat aturan sendiri seperti di Slip gaji karyawan tertulis dibebankan biaya Rp 1.000,00 dan diduga karyawannya tidak didaftarkan pada program BPJS.

"Padahal status karyawan sudah menjadi karyawan kontrak, namun BPJSnya belum diberikan. Selain itu, di slip gaji tertera di berikan susu kaleng, namun susu tersebut tidak di diterima oleh karyawan," ungkapnya.

"Diduga pihak perusahaan tidak menerapkan Safety First untuk karyawannya. Disitu sudah jelas bahwa karyawan bersentuhan langsung dengan debu yang seharusnya ada buat penetralisir debu yang masuk ke dalam tubuh, begitu juga helm sudah ada di sediakan, namun di pakai bergantian," ucapnya.

Sampai berita ini ditayangkan, pihak perusahaan PT. Prima Jaya Multicon belum dapat di konfirmasi.

Penulis : Dimas Agung | Editor : Lahudin

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »