-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pekerjaan Pemasangan Pipa Gas Negara di Desa Kaserangan Diduga Belum Mengantongi Izin Lingkungan

By On 5/27/2021 12:33:00 AM





SERANG - Miris, proyek pemasangan jaringan Pipa Gas Negara dari station gas ke Perusahaan-perusahaan dalam radius desa, lokasi kegiatannya serta kantor direksi keet dan rencana pengoprasiannya ada dalam wilayah administrasi Pemerintahan Desa Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, diduga belum mengantongi izin lingkungan.

Keberadaannya, menjadi banyak tanda tanya terhadap warga sekitar, salah satunya Edi yang merasa tidak dianggap karena pelaksana kegiatan ini  seolah mengabaikan warga disekitar lokasi kegiatan.

"Apa seperti ini perusahaan besar, saat melakukan pekerjaan tanpa melihat lingkungan disekitarnya. Kami tidak dianggap dan perusahaan juga sepertinya cuek," katanya, Rabu (26/5).

Masih kata Edi, yang sama sekali tidak mengetahui tentang tujuan proyek tersebut diatas, apa manfaat dan keuntungan, juga tingkat bahayanya terhadap warga.

Dimana alasan Edi mengungkapkan hal tersebut, karena dirinya juga menjabat selaku Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kaserangan yang selalu menjadi pertanyaan warga akan keberadaan proyek tersebut.

"Kerap kali saya ditanya warga sendiri mengenai proyek gas ini, yang pertanyaannya itu bermacam-macam," ungkapnya.

Dihadapan wartawan, Edi menirukan gerak serta ucapan warga tentang pertanyaan yang menyudutkan dirinya dengan adanya kegiatan pemasangan Pipa Gas Negara ini.

 "Sudah dapat dari proyek gas, ya pemberdayaan kalo ga kompensasi. Pekerjaannya tidak melibatkan warga, setidaknya nanti saat dioperasikannya mudah-mudahan warga Kaserangan ada yang ikut kerja jadi karyawan BUMN, sambil menagih terhadap otonomi desa," tegasnya.

Ditambahkan, mengenai administrasi surat menyurat, yang masuk diterima BPD terkait pekerjaan Pemasangan pipa gas, sampai saat ini belum ada yang masuk.

"Selama pekerjaan tersebut berjalan, belum ada surat yang masuk ataupun teguran ke kami selaku BPD, untuk sosialisasi kepada warga," tambahnya.

Dihari yang sama, tim media online mengkonfirmasikan kepihak pelaksana, terhadap kebenaran keluhan warga, namun saat bertemu dengan Josua Simorangkir selaku penanggung jawab harian kerja, ketika ditanya tentang izin pelaksanaan kerja yang memakai akses sarana umum jalan Kabupaten dan jalan protokol.

"Untuk pekerjaan yang memakai sarana umum jalan Kabupaten sudah mendapatkan izin. Dan yang sekarang sedang dikerjakan pada akses sarana umum jalan protokol juga sudah mendapatkan izin," ucapnya.

Lalu, disinggung terhadap lingkungan sekitar atau izin lingkungan terjadi pelimpahan wewenang dan dirinya tidak bisa menjawab, dikarenakan sudah ada kewenangannya, jadi ke Humas saja.

Masih kata Joshua, tentang arah pelimpahan wewenang untuk menjawab terkait izin lingkungan, untuk sampai ke Humas, selain lewat buku tamu bisa melalui via telpon selluler sembari memberikan nomor Humas.


Penulis : Redaksi

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »