-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pihak PT Shiva Shakti Steel Berdalih Tentang Tumpukan Tanah Dalam Area Perusahaan Itu Bukan Limbah B3, Melainkan Tanah Merah, Ini Faktanya ?

By On 5/30/2022 03:22:00 PM

 Penulis : Hafid Siswanto // Editor : Sutiadi

Senin, 30 Mei 2022  Time, 15.24 Wib.


Serang //Berita yang telah tayang tanggal 23 Mei 2022, tentang tanggung jawab pihak perusahaan Shiva Shakti Steel sebagai pabrik peleburan besi, diduga hasil produksinya meninggalkan limbah B3 seperti Slud dan slek, yang telah menumpuk bertahun-tahun tertimbun, 


Dan kini perusahaan tersebut SSS, telah berganti nama dengan nama barunya PT JAYA ABADI STEEL (JAS), Selain berganti nama pihak SSS diminta memenuhi tanggung jawabnya membersihkan limbah B3 nya dari dalam area perusahaan dengan cara diangkut keluar

Namun saat menjawab hasil berita sebelumnya, Saif menjawab yang dimaksudkan warga an. Amin itu bukan limbah melainkan tumpukan tanah "itu bukan limbah B3, itu tumpukan tanah" 

Dan yang lebih meyakinkannya, menjawab melalui perantaranya, iming selaku perantara perusahaan bahwasanya silahkan saja beritakan, lagi pula itu bukan limbah B3 "kami sampaikan pada pihak perusahaan (SSS), Jawabnya silahkan beritakan saja kami siap dengan resikonya " ucapnya

Ditempat terpisah, mendengar jawaban pihak SSS, Sontak Amin alias Kuncir, memberikan video dan Fhoto terbaru saat kegiatan pemisahan limbah slud dan slek dengan tanah dalam area perusahaan "ini apa namanya, (sambil memperlihatkan video dan Fhoto tentang kegiatan yang sedang berjalan), kami bukan anak kecil yang mudah dibodohi,..


Masih kata amin, dirinya meminta pihak SSS Lakukan pernyataan kepada kami selaku perwakilan warga agar tidak ada kebohongan "berikan penjelasan terhadap kami, yang konkrit jangan sembunyi, atau lakukan jumpa pers atau pers release"  ungkapnya

Alasan, amin berkomentar begitu, siapapun yang melakukan komunikasi dengan Saif Ali selaku pihak SSS akan berakhir nomor tersebut diblokirnya, jadi tidak ada kelanjutannya. (Redaksi).

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »